Liputan6.com, Jakarta Kanker payudara menjadi salah satu penyakit yang paling banyak menyerang perempuan di Indonesia. Berdasarkan data Global Observatory (GLOBOCAN) 2022, terdapat lebih dari 408.661 kasus baru kanker di Indonesia. Dari angka itu kanker payudara sebagai jenis terbanyak pada perempuan, yakni 66,2 kasus per 100.000 penduduk perempuan.
Di sisi lain, survei GoodStats 2024 mencatat, lebih dari 90 persen perempuan di Indonesia belum pernah melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).
Dokter Nenny Herawati, Direktur Utama IHC RS Pusat Pertamina, menjelaskan SADARI adalah cara paling sederhana dan efektif untuk mendeteksi dini kanker payudara tanpa harus ke rumah sakit.
Advertisement
"Yang bisa dilakukan tanpa harus ke rumah sakit adalah SADARI, kita bisa melakukan sendiri," kata Nenny ditemui di IHC RS Pusat Pertamina pada Rabu, 29 Oktober 2025.
Cara Melakukan SADARI
SADARI dilakukan dengan meraba payudara sendiri untuk menemukan benjolan atau perubahan pada jaringan payudara.
Proses ini bisa dilakukan saat mandi, dengan gerakan dan teknik tertentu yang memungkinkan perempuan mengenali perubahan pada payudaranya.
Deteksi dini melalui SADARI bisa menjadi langkah pertama sebelum melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Selain SADARI, untuk mendeteksi kanker payudara pada stadium yang lebih dini, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan deteksi dini dengan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis). Pada pemeriksaan klinis dilakukan oleh tenaga kesehatan di klinik, puskesmas, atau rumah sakit.
Dengan melakukan kedua pemeriksaan ini secara rutin, potensi kanker payudara dapat ditemukan lebih awal. Deteksi dini terbukti meningkatkan peluang kesembuhan hingga 80–90%.
Medical Check-Up Juga Penting
Selain SADARI, Nenny menekankan pentingnya medical check-up rutin, minimal setahun sekali. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi potensi kanker sejak awal dan menentukan langkah pemeriksaan lanjutan jika diperlukan.
Menurut Nenny, kombinasi SADARI dan medical check-up adalah cara efektif untuk memastikan kondisi payudara tetap sehat.
“Yang bisa dilakukan itu deteksi dini, kemudian yang pertama pola hidup sehat. Kemudian terpenting deteksi dini, salah satunya secara dini sendiri dengan SADARI, yang kedua dengan medical check-up,” jelasnya.
Advertisement
Pentingnya Pola Hidup Sehat
Nenny mengatakan deteksi dini tidak bisa berdiri sendiri. Pola hidup sehat juga aspek penting sebagai langkah pencegahan kanker payudara.
Pola hidup sehat termasuk menjaga asupan makanan, rutin berolahraga, mengelola stres, dan menghindari kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko kanker.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3904840/original/ACg8ocIpOuVlz_TYC8AURsgK1S-D6tL_XkxpKvghIAoKGImoQwyfZg%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4184039/original/073834100_1665124580-woman-hand-checking-lumps-her-breast-signs-breast-cancer-gray-background-healthcare-concept-closeup-woman-s-hand-breast-showing-cancer-symptom__1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379808/original/007262700_1760372626-IMG_5058-01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6568790/original/022705000_1779414251-kanker_payudara__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529813/original/096814100_1773382553-pola_makan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6605930/original/068175700_1779440993-SnapInsta.to_681555199_18591436885047305_4244062975052175191_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6571887/original/005344600_1779416688-deodoran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6491018/original/099629400_1779348958-sabrina__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6488389/original/023795000_1779346915-sabrina__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6482689/original/022319000_1779342120-ginekomastia.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6480169/original/034607400_1779340008-sabrina.jpeg)