Puting Berdarah saat Lari Jarak Jauh, Dokter Ungkap Penyebabnya

Puting berdarah saat berlari bisa dialami siapa saja, terutama pelari jarak jauh. Gesekan berulang antara kulit dengan pakaian menjadi salah satu penyebabnya.

Diperbarui 04 September 2025, 17:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria asal Bogor membagikan pengalamannya mengalami puting berdarah saat lari sejauh 25 kilometer. Kondisi ini sempat membuat warganet bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi?

Menurut dokter Frieda SpDVE kasus seperti ini bukanlah hal langka. Puting berdarah saat berlari bisa dialami siapa saja, terutama pelari jarak jauh. Gesekan berulang antara kulit dengan pakaian menjadi salah satu penyebabnya.

Frieda mengungkapkan bahwa puting merupakan area tubuh yang menonjol. Lalu, area tersebut juga sensitif termasuk terhadap gesekan yang berulang.

"Bisa jadi bahannya kasar, lalu gesekan berulang dengan bahan yang kasar bisa membuat puting jadi gampang iritasi, lecet," kata Frieda saat dihubungi Health Liputan6.com pada Kamis, 4 September 2025.

Jika mengalami puting berdarah saat berlari, Frieda mengungkapkan untuk segera membersihkan area tersebut dengan air bersih yang mengalir atau natrium klorida (cairan infus NaCl).

"Lalu, oleskan salep antibiotik dan jangan lupa tutup dengan plester untuk mencegah gesekan," lanjut dokter yang sehari-hari praktik di Mayapada Hospital Bogor.

Pengobatan Puting Berdarah Mesti Optimal

Frieda mengingatkan bahwa pengobatan puting berdarah akibat lecet harus optimal.

"Jika tidak diobati, bisa muncul infeksi sekunder," katanya.

Frieda pun menyarankan untuk tidak dulu berlari sekitar dua minggu sampai pengobatan selesai.

Cegah Puting Berdarah pada Pria Saat Lari Jarak Jauh

Frieda mengutarakan ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan pelari untuk mencegah puting berdarah

  • Pilih bahan baju yang menyerap keringat

Hindari pakaian dengan bahan kasar atau sintetis. Frieda menyarankan bahan katun karena lebih nyaman karena menyerap keringat.

  • Gunakan pelindung puting

Pelari juga bisa memakai nipple guard untuk melindungi puting. Jika tidak memakai plester bisa juga dengan mengoleskan petroleum jelly. "Petroleum jelly itu bisa membuat semacam perlindungan agar tidak menggesek kulit secara langsung," tutur Frieda.