Air Putih Bisa Membakar Lemak? Fakta Ilmiah di Baliknya

Minum air putih dipercaya bisa membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan. Cari tahu fakta ilmiah, peran metabolisme, serta tips minum air yang tepat untuk kesehatan tubuh.

Diterbitkan 30 Agustus 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bukan rahasia lagi, minum cukup air putih sangat penting untuk menjaga kesehatan. Air berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari menjaga keseimbangan cairan hingga membantu pencernaan.

Menariknya, air putih juga sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Banyak orang percaya bahwa minum air bisa membuat tubuh lebih cepat langsing tanpa usaha ekstra. Benarkah demikian?

Dilansir dari WebMD, air putih memang dapat membantu menurunkan berat badan. Semakin tubuh terhidrasi, semakin optimal pula sistem tubuh bekerja, termasuk yang berhubungan dengan metabolisme dan pembakaran lemak.

Metabolisme adalah proses alami tubuh untuk menghasilkan energi. Ada dua jenis metabolisme: cepat (membakar kalori lebih banyak) dan lambat (membakar kalori lebih sedikit). Setiap orang memiliki metabolisme yang berbeda, dan ternyata jumlah air yang diminum dapat memengaruhinya.

Air berperan penting dalam berbagai proses metabolisme, seperti:

  • Glikolisis (pemecahan glukosa menjadi energi),
  • Beta-oksidasi (pembakaran lemak),
  • Sintesis protein (pembentukan protein oleh sel).

 

 

Membakar Kalori Tambahan

Organ penting seperti hati dan ginjal juga memerlukan cukup air agar berfungsi optimal.

"Jika Anda mengalami dehidrasi, tubuh bisa mengalihkan lebih banyak beban metabolisme ke hati, sehingga mengurangi kemampuannya membakar lemak," ujar juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Caroline Susie, RDN, LD.

Air juga dapat sedikit membantu membakar kalori melalui proses termogenesis yang diinduksi oleh air.

"Sebuah penelitian menemukan bahwa minum 500 ml air meningkatkan laju metabolisme sekitar 30 persen pada pria dan wanita sehat," ujar Susie.

Air dingin bahkan dinilai lebih efektif karena tubuh perlu energi tambahan untuk menyesuaikan suhu.

Selain itu, air berperan dalam metabolisme lemak. "Langkah pertama dalam metabolisme lemak adalah hidrolisis, yang secara harfiah membutuhkan air. Hidrasi yang baik juga menjaga fungsi hati dan ginjal tetap efisien," tambah Susie.

Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan?

Tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua orang. Kebutuhan air bergantung pada usia, ukuran tubuh, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan.

Namun, rekomendasi umum adalah 2–3 liter per hari atau sekitar 10 gelas berukuran 8 ons.

"Orang yang mencukupi kebutuhan air biasanya lebih jarang mengalami masalah makan berlebihan dan cenderung merasa lebih baik," kata CEO Michigan Medicine dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Michigan, Marschall Runge, MD, PhD

Dia juga menyebut bahwa minum air sebelum makan bisa membantu mengontrol porsi makan. "Jika Anda minum sekitar 500 ml setengah jam sebelum makan, penelitian menunjukkan ada penurunan berat badan yang moderat dan kontrol berat badan lebih baik," ujarnya.