Sukses

Chief Executive Hong Kong John Lee Positif COVID-19, Sempat Duduk Samping Presiden Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Chief Executive Daerah Administrasi Khusus Hong Kong John Lee dinyatakan positif COVID-19 sekembalinya dari Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) yang digelar pada 18 hingga 19 November 2022.

Informasi ini datang dari pemerintah Hong Kong pada Senin 21 November, beberapa hari setelah dia bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, Presiden China Xi Jinping, dan kepala negara lainnya dalam acara yang sama.

Lee mengunjungi ibu kota Thailand, Bangkok, pekan lalu untuk menghadiri pertemuan forum APEC ke-29. Namun, selama empat hari berada di sana, ia dites negatif pada tes rapid antigen.

"Kepala Eksekutif sedang menjalani karantina sesuai dengan pedoman yang diberikan oleh Pusat Perlindungan Kesehatan," kata pernyataan pemerintah mengutip CNA, Senin (21/11/2022).

KTT APEC adalah perjalanan luar negeri pertama Lee sejak pandemi dimulai hampir tiga tahun lalu, serta yang pertama sejak menjabat sebagai kepala eksekutif Hong Kong pada Juli.

Lee bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Vietnam Nguyen Phuc dan beberapa pejabat senior lainnya di forum tersebut.

Pada KTT hari Jumat 18 November, Lee duduk di antara Xi dan Jokowi, dengan ketiganya membuka masker.

Perjalanan tersebut sebagian bertujuan untuk menghidupkan kembali status Hong Kong sebagai pusat keuangan regional, setelah kota itu secara efektif terputus dari seluruh dunia akibat pandemi karena persyaratan karantina yang ketat bagi para pelancong yang datang.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Staf Dinyatakan Negatif

Pemerintah Hong Kong telah melonggarkan pembatasan dalam beberapa bulan terakhir, menghapus karantina hotel wajib dan mengurangi jumlah tes wajib untuk kedatangan pelancong.

Masker tetap wajib di tempat umum, dengan penduduk diharuskan untuk check-in di aplikasi yang dikelola pemerintah di tempat makan dan hiburan.

Kantor Lee mengatakan dia akan terus bekerja dari rumah selama masa isolasi wajibnya, dan anggota stafnya yang bepergian bersamanya dinyatakan negatif.

3 dari 4 halaman

Kondisi Jokowi

Terkait hal ini, pihak Istana memastikan bahwa Presiden Joko Widodo berada dalam kondisi sehat, usai bertemu John Lee yang dikabarkan positif COVID-19.

"Kondisi Bapak Presiden sehat dan sangat fit," kata Deputi Bidang Pers, Protokol, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada wartawan, Senin (21/11/2022) mengutip News Liputan6.com.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Chief Executive Daerah Administrasi Khusus Hong Kong John Lee di sela pertemuan pemimpin ekonomi APEC di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok Thailand, Jumat (18/11/2022).

Dalam pertemuan itu, Jokowi mengundang para investor Hong Kong, sebagai salah satu sumber investasi terbesar Indonesia untuk dapat mendukung pembangunan IKN sebagai Green City.

"Investor Hong Kong dapat turut mengembangkan infrastruktur, transportasi, green energy, transformasi digital dan value added industries," jelas Jokowi dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Jumat (18/11/2022).

4 dari 4 halaman

Didampingi Menko Perekonomian

Selain itu, dia melihat banyak potensi perdagangan yang dapat digarap, khususnya dengan Hong Kong untuk mewujudkan kerja sama perdagangan yang seimbang.

"Akses produk Indonesia dapat diperluas, termasuk perikanan, makanan olahan dan rempah-rempah," ujarnya.

Dalam kunjungan ini, presiden didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

KTT APEC membahas mengenai perekonomian global yang masih dibayangi oleh peningkatan risiko resesi di tahun depan seiring dengan penajaman konflik geopolitik, kenaikan inflasi global, serta krisis energi dan pangan yang masih berlangsung.

Jokowi mengajak para pemimpin ekonomi APEC untuk tetap optimis, dengan mengembalikan rasa saling percaya di kawasan, mempercepat agenda pembangunan berkelanjutan yang inklusif di APEC, serta mendorong kerja sama konkret di kawasan. Presiden Joko Widodo mengusulkan pendekatan twin-tracks untuk menjawab tantangan tersebut, seperti mengutip Bisnis Liputan6.com.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.