Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Verifikasi UmurStop di Sini

Studi Ungkap Waktu Terbaik untuk Seks di Pagi Hari, Apa Saja Plus Minusnya?

Liputan6.com, Jakarta - Frekuensi seks akan berbeda-beda bagi setiap pasangan. Kebanyakan pasangan pun memilih untuk berhubungan seks di malam hari saat segala aktivitas telah selesai dilakukan.

Namun ternyata, studi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan dan kesejahteraan, Forza Supplements menemukan bahwa waktu terbaik untuk berhubungan seks berada di pagi hari atau yang lebih dikenal dengan istilah morning sex, tepatnya pada pukul 07.30.

Mengutip laman Insider pada Kamis (6/10/2022), para peneliti memantau seribu orang dan melaporkan temuannya dengan menyatakan bahwa waktu terbaik untuk berhubungan seks adalah pukul 07.30, yang biasanya sekitar 45 menit setelah Anda bangun tidur.

Hal tersebut lantaran pada pukul 07.30, seseorang memiliki stamina paling tinggi dan aliran endorfin yang diperoleh dari berhubungan seks di pagi hari bisa membuat suasana hati menjadi lebih baik untuk menjalani hari.

Para peneliti ikut menemukan bahwa salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan pasangan untuk membumbui kehidupan seks mereka adalah berhubungan seks dengan lampu menyala.

Pendapat selaras ditemukan pada para peneliti dari University Hospital Zurich. Mereka setuju bahwa pukul 07.30 pagi adalah waktu terbaik untuk berhubungan seks. Terutama bila Anda dan pasangan tengah merencanakan kehamilan.

"Para ilmuwan mengklaim sperma memiliki jam internal mereka sendiri, dan itu paling kuat di pagi hari. Sperma juga memiliki ukuran paling sehat untuk membuahi sel telur selama bulan Maret, April, dan Mei," ujar para peneliti mengutip Dailymail.co.uk.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Kualitas Terbaik Sperma Ada di Pagi Hari

Para ahli dari University Hospital Zurich menganalisis sampel sperma dari 7.068 pria, yang berusia antara 25 dan 40 tahun. Sampel mereka diperiksa dari segi konsentrasi sperma, jumlah sperma total, motilitas progresif, dan morfologi.

Penulis utama studi, dr Brigitte Leeners menemukan kualitas sperma pria bervariasi dengan ritme sirkadian. Namun kualitas terbaik sperma berada di pagi hari.

"Pengumpulan sperma di pagi hari, dimana kualitas sperma tertinggi dan dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan secara alami," ujar Brigitte.

Merespons hal tersebut, direktur medis dari klinik kesuburan IVF Cube di Praha, dr Hana Visnova mengungkapkan bahwa pengumpulan sperma berkualitas memang menjadi aspek penting, terutama bagi setiap prosedur IVF.

"Jadi jika kita bisa memaksimalkan potensi sampel maka itu yang harus didorong. Namun bukti yang berkaitan dengan waktu terbaik dalam sehari, atau tahun, untuk terjadinya hal itu memang masih saling bertentangan dan kontroversial," kata Hana.

3 dari 4 halaman

Keuntungan Lain dari Seks di Pagi Hari

Pendapat lainnya disampaikan oleh advokat dan pendidik disabilitas dan seksualitas, Robin Wilson-Beattie. Menurutnya, sekitar pukul 8 pagi adalah saat-saat dimana kadar testosteron berada di puncaknya.

"Untuk pria penghasil testosteron, pagi hari adalah saat kadar testosteron tertinggi, karena itu dibuat saat tidur. Jadi untuk beberapa pria, ini berarti mereka memiliki respons seksual yang lebih baik di pagi hari," ujar Robin mengutip Huffpost.

Seks di pagi hari juga dianjurkan bagi Anda yang masuk kategori morning person. Hal tersebut lantaran perasaan energik dan antusias bisa ikut bermunculan dan dapat berdampak bagi hubungan seks.

Terlebih lagi, neurotransmitter perasaan baik seperti endorfin dan dopamin dilepaskan saat berhubungan seks. Sehingga cara tersebut dianggap baik untuk suasana hati dalam menjalani hari.

"Seks di pagi hari merupakan cara yang bagus untuk berada dalam suasana hati yang baik dan memulai hari Anda dengan benar," ujar terapis seks, Nazanin Moali.

4 dari 4 halaman

Kelemahan Seks di Pagi Hari

Meski dianggap memiliki manfaat yang lebih tinggi, tak dapat dimungkiri bahwa berhubungan seks di pagi hari memiliki berbagai kelemahan. Salah satunya adalah di pagi hari, banyak orang cenderung sibuk untuk bersiap-siap melakukan aktivitas.

Jadwal yang padat di pagi hari tersebut seringkali membuat beberapa orang mengalami kesulitan untuk hadir sepenuhnya dan membangun mood yang baik untuk berhubungan seks.

"Selain itu, stres dapat menyebabkan Anda harus berjuang untuk fungsi seksual. Hal itu pada gilirannya dapat mengakibatkan kekecewaan dan itu bukanlah yang Anda inginkan untuk memulai hari," kata Nazanin.

Pada beberapa orang, kesibukan yang harus dilakukan di pagi hari juga seringkali membuat mereka hanya ingin meringkuk di tempat tidur dan kembali tidur. Belum lagi, seks bagi beberapa orang bisa menimbulkan kelelahan.

"Bagi sebagian orang, orgasme dan aktivitas seksual melelahkan dan mereka membutuhkan istirahat dan perawatan emosional sesudahnya. Tapi saat di pagi hari, kamu mungkin tidak punya waktu untuk istirahat setelahnya," kata Robin.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.