Sukses

Gandeng BKKBN, Tentang Anak Berupaya Wujudkan Keluarga Indonesia Lebih Berkualitas

Liputan6.com, Jakarta - Guna mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih berkualitas, ekosistem dan aplikasi tumbuh kembang buah hati sejak kehamilan Tentang Anak meresmikan kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), Senin, 4 Juli 2022. Sebelumnya, Tentang Anak juga telah bermitra dengan Kementerian Kesehatan RI dalam hal peningkatan literasi parenting bagi jutaan orangtua dan anak Indonesia.

Kali ini, dengan menggandeng BKKBNl, Tentang Anak berusaha mewujudkan mis menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia melalui edukasi, advokasi, komunikasi, dan rangkaian kegiatan bersama yang bersinergi dengan program pembangunan keluarga berencana.

Kerja sama tersebut mendapat sambutan baik Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo, Sp.OG(K). Hasto mengatakan, indikator untuk membangun generasi muda Indonesia unggul dan maju bisa dimulai dengan menekan angka stunting. 

“Saat ini kami menyadari terdapat banyak upaya yang dapat dilakukan untuk membangun keluarga yang berkualitas guna mencapai generasi muda Indonesia yang unggul dan maju. Diantaranya dengan perencanaan keluarga yang matang oleh orangtua atau calon orangtua sejak sedini mungkin. Indikator untuk membangun generasi muda Indonesia yang unggul dan maju bisa di mulai dengan penekanan angka stunting yang targetnya pada tahun 2024 nanti, angka prevalensi stunting harus di bawah 14 persen," ujar Hasto. 

"Dalam hal ini, BKKBN merupakan penanggung jawab percepatan penurunan stunting di Indonesia akan melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan bersinergi bersama ahli dan lembagayang memiliki visi serta misi yang sama dengan kami, seperti Tentang Anak. Maka dari itu, dalam momentum Harganas ini, kami berharap dapat menjadi momen yang tepat untukmempercepat penurunan stunting di Indonesia melalui berbagai rangkaian sinergitas program yang juga berjalan bersama Tentang Anak.”

2 dari 3 halaman

Pendamping Orangtua dalam Pengasuhan Anak

Pada Februari 2022, Tentang Anak telah merilis aplikasi parenting yang bisa diunduh melalui App Store dan Play Store. Sejak saat itu pula, aplikasi Tentang Anak telah menjadi one stop solution parenting ecosystem serta menjadi pendamping perjalanan orangtua dalam hal pengasuhan anak.

Aplikasi Tentang Anak memiliki fitur pendukung pengasuhananak yang lengkap dan terpercaya secara gratis. Di antaranya seperti: fitur kehamilan, tanya jawab langsung dengan ahli, resep makanan bernutrisi, webinar, panduan pertama untukanak sakit, dan masih banyak lagi.

Selama satu tahun terakhir, Tentang Anak telah menjangkau lebih dari 28 juta masyarakat melalui edukasi di berbagai platform seperti sosial media, webinar, dan aplikasi Tentang Anak.

dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A selaku dokter spesialis anak dan juga founder Tentang Anak menambahkan, “Tentang Anak memiliki visi misi untuk meningkatkan kualitas literasi yang mudah terjangkau, terpercaya, langsung dari ahlinya secara merata bagi seluruh orang tuadan anak di Indonesia secara gratis melalui berbagai inisiatifnya. Seperti rangkaian edukasi webinar, whatsapp support group, tanya ahli setiap hari di aplikasi bersama in-house expert Tentang Anak (dokter spesialis obsgyn, dokter spesialis anak, bidan, psikolog anak dan keluarga, hingga perencanaan finansial keluarga), dan berbagai fitur aplikasi lainnya."

Mesty meyakini, Tentang Anak memiliki kesamaan tujuan dengan BKKBN yang bertujuan melakukan perubahan lebih baik untuk generasi muda Indonesia. 

"Oleh karenanya, kami merasa memiliki kesamaan tujuan dengan BKKBN dalam hal melakukan perubahan bagi generasi muda Indonesia yang lebih sehat dan bahagia di kemudian hari. Kami sangat senang dapat berkesempatan untuk menjalin kerja sama jangka panjang dengan BKKBN guna mempercepat penurunan angka stunting dan mewujudkan keluarga yang lebih berkualitas di Indonesia.”

 

3 dari 3 halaman

Edukasi Jenis dan Manfaat Alat Kontrasepsi

Dalam kesempatan itu pula, Tentang Anak menggelar webinar pertama dengan BKKBN sebagai salah satu rangkaian sinergitas program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana. Webinar ini membawa topik “Cara Tepat Memilih Kontrasepsi: Atur Jarak Kehamilan dan Cegah Stunting” guna mengedukasi calon orangtua dan orangtua Indonesia dalam merencanakan kehamilan agar mencapai keluarga yang lebih berkualitas di kemudian hari. 

Salah satu narasumber dari webinar ini, Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH memaparkan, “Beberapa studi menunjukkan bahwa pengaturan jarak kelahiran berpengaruh signifikan terhadap stunting pada anak. WHO merekomendasikan agar jarak satu anak dengan anak setelahnya adalah minimal 2 tahun 9 bulan. Untuk mencapai jarak minimal tersebut, masyarakat dapat merencanakan kehamilan dengan menggunakan berbagai upaya pencegahan dan penjarangan kehamilan khususnya penggunaan kontrasepsi."

Hanya saja, menurut Dwiana, masyarakat belum sepenuhnya mehami jenis dan manfaat penggunaan kontraspesi.

"Namun saat ini, masyarakat khususnya orangtua baru, belum sepenuhnya memahami jenis, manfaat, dan konsekuensi penggunaan alat kontrasepsi yang beredar di masyarakat. Oleh karenanya penting bagi kami selaku praktisi untuk terus melakukan edukasi, dibantudengan lembaga yang juga memiliki visi serta misi yang sama seperti Tentang Anak dalampercepatan menyebarkan edukasi tersebut.”