Sukses

Pakar Imbau Lansia Daftar Dulu Sebelum Vaksinasi: Jangan 'Go Show' Langsung Datang

Liputan6.com, Jakarta - Kekhawatiran akan terjadinya kerumunan di lokasi vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu hal yang membuat lansia atau keluarganya jadi ragu untuk datang dan menerima vaksin.

Untuk itu, pakar mengimbau agar lansia melakukan pendaftaran secara daring terlebih dahulu, ketimbang langsung datang ke sentra vaksinasi COVID-19.

Dirga Sakti Rambe, vaksinolog dan dokter spesialis penyakit dalam, mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mengeluarkan petunjuk teknis untuk mempersiapkan tempat pelaksanaan vaksinasi.

"Termasuk agar tidak terjadi kerumunan," kata Dirga dalam sebuah dialog virtual beberapa waktu lalu, ditulis Kamis (8/4/2021).

"Memang sebaiknya sebelum datang itu daftar dulu. Jangan go show langsung datang, sehingga terjadi penumpukan di titik-titik tertentu," kata Dirga mengimbau.

Dirga menambahkan, memang sering terjadi antusiasme di lokasi pelaksanaan vaksinasi, yang tak jarang membuat jarak menjadi tidak terjaga dengan baik. Di sini masyarakat pun bisa saling mengingatkan.

"Kita ingatkan saja. Ayo jaga jarak, hindari kerumunan. Itu kita harus saling mengingatkan," kata Dirga.

Dirga sendiri melihat bahwa sejauh ini, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia secara umum sudah baik. "Sekarang mekanismenya mendaftar dulu baru datang. Sehingga tidak menumpuk," katanya.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

 

 

2 dari 4 halaman

Pastikan Protokol Kesehatan

Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes mengatakan bahwa saat ini, sudah banyak sentra vaksinasi di berbagai daerah, yang juga menggandeng berbagai pihak termasuk swasta, organisasi masyarakat, serta perguruan tinggi.

"Harapannya selain memudahkan para lansia untuk mengakses tempat-tempat pelayanan vaksinasi, kedua juga memastikan lansia tadi betul-betul tidak perlu menunggu antre terlalu lama, serta tetap bisa dijamin untuk protokol kesehatan," kata Nadia.

Menurut Nadia, sudah banyak sentra vaksinasi yang sudah bisa diakses oleh lansia meski domisilinya berbeda dengan daerah tempat pelaksanaan vaksinasi tersebut.

"Di beberapa daerah sudah kita sampaikan, di mana pun saja bisa mendapatkan vaksinasi ini. Tetapi kita mengharapkan tentunya untuk dosis kedua dilakukan di tempat yang sama," kata Nadia.

Namun ia mengingatkan agar masyarakat juga tidak mudah percaya dengan hoaks yang menyebutkan adanya pos vaksinasi COVID-19, yang bisa datang tanpa mendaftar terlebih dahulu.

"Karena kita harus memastikan protokol kesehatan dijalankan, maka lakukan pendaftaran terlebih dahulu. Jangan langsung ke sentra vaksinasi," imbuh Nadia.

Pada kesempatan yang sama, Nadia pun mengingatkan agar masyarakat yang lebih muda atau keluarga, untuk membantu lansia yang belum paham mengenai pendaftaran vaksinasi secara daring.

3 dari 4 halaman

Infografis Vaksinasi Covid-19 Lansia di Indonesia Masih Rendah

4 dari 4 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini