Sukses

Cara Merawat Keluarga yang Sakit di Rumah Selama Pandemi COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat membagikan cara seharusnya kita merawat anggota keluarga kita yang terserang penyakit di masa pandemi COVID-19. CDC menyarankan untuk mempelajari terlebih dahulu apa yang harus dilakukan jika orang tersebut mengalami gejala COVID-19, serta bagaimana cara merawat orang yang telah dinyatakan positif COVID-19 namun tidak menunjukan gejala (OTG).

Berikut merupakan cara merawat anggota keluarga yang sakit selama pandemi COVID-19 menurut CDC.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 7 halaman

Memberikan Dukungan

Pertama, bantulah untuk memenuhi kebutuhan dasar.

·        Apabila sudah pergi ke dokter, bantu orang tersebut untuk melakukan perawatan dan pengobatan sesuai yang di anjurkan oleh dokter.

·        Perhatikan apakah obat yang diberikan membantu orang tersebut merasa lebih baik atau kondisi tidak kunjung sebuh dan semakin memburuk.

·        Pastikan orang tersebut untuk meminum banyak cairan dan istirahat yang cukup.

·        Bantu mereka untuk mendapatkan sesuatu yang biasanya mereka butuhkan.

·        Jika orang tersebut memiliki peliharaan, Anda bisa membantu merawat peliharaannya, dan beri batasan kontak antara orang tersebut dengan hewan peliharaannya jika memungkinkan.

 

3 dari 7 halaman

Perhatikan tanda-tanda penting

·        Siapkan nomor telepon rumah sakit atau dokter.

·        Lakukan riset mandiri untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat dalam memberikan perawatan medis yang sesuai.

·        Hubungi pihak rumah sakit atau dokter jika kondisi orang tersebut semakin memburuk. Untuk keadaan darurat telepon puskesmas bahwa orang tersebut kemungkinan terpapar COVID-19.

4 dari 7 halaman

Kenali Gejala Umum COVID-19

Jika seseorang menunjukkan salah satu dari tanda-tanda ini, segera cari perawatan darurat medis rujukan COVID-19.

·        Kesulitan bernapas

·        Nyeri atau merasakan tekanan terus-menerus di dada

·        Merasakan rasa sakit yang tidak pernah di rasakan sebelumnya

·        Tidak mampu untuk bangun atau tetap terjaga

·        Bibir atau wajah kebiruan

·        Demam

5 dari 7 halaman

Lindungi diri Anda

COVID-19 dapat menular di antara orang-orang yang melakukan kontak dekat (dalam jarak 1 meter) melalui droplet atau percikan liur, yang terjadi saat seseorang berbicara, batuk, atau bersin. Menjaga jarak adalah salah satu cara untuk membantu mencegah terjadinya penyebaran COVID-19. Serta penggunaan masker baik bagi yang sakit maupun orang di rumah penting. 

Keluarga yang terpapar COVID-19 dan anjurkan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah harus menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya di rumah.

6 dari 7 halaman

Kapan dan bagaimana cara mengisolasi

·        Tidak menggunakan kamar tidur dan kamar mandi yang sama dengan keluarga yang terpapar COVID-19. Usahakan untuk menjaga jarak aman setidaknya dua meter

·        Kenakan masker saat keluar dari kamar tidur atau hendak ke area lainnya di dalam rumah.

·        Pastikan ruangan tersebut memiliki aliran udara yang baik. Bukalah jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara.

·        Meningkatkan ventilasi dapat membantu menghilangkan tetesan pernapasan atau droplet dari udara.

·        Rajin mencuci tangan dengan sabun.

·        Bersihkan dan semprot disinfektan pada permukaan yang sering disentuh setipa hari seperti, meja, gagang pintu, saklar lampu, toilet, keran air, dan elektronik.

·        Cucilah baju secara terpisah, jangan menggunakan satu mesin cuci yang sama, keringkan baju dengan suhu yang panas, agar dapat membunuh virus.

·        Hindari pengunjung, terutama kunjungan oleh orang-orang yang memiliki imun tubuh yang lemah dan berisiko tinggi untuk sakit parah.

 

(Deskhila Wijaya)

 

7 dari 7 halaman

Infografis 3M Turunkan Risiko Covid-19 Berapa Persen?