Sukses

Penyakit Gondongan Penyebab dan Cara Menyembuhkan, Waspada Bisa Menular

Liputan6.com, Jakarta Penyakit gondongan menjadi salah satu jenis penyakit yang banyak ditemui di Indonesia hingga saat ini. Kekurangan yodium sering disebut-sebut menjadi penyebabnya.

Bermula dari munculnya bengkak di leher yang disertai dengan rasa tidak nyaman, penyakit gondongan mampu berubah menjadi penyakit yang cukup serius. Bahkan tak sedikit pula yang tahu bahwa penyakit gondongan termasuk ke dalam penyakit menular.

Penyakit gondongan lebih dikenal dengan istilah mumps atau parotitis. Penyakit gondongan merupakan suatu penyakit menular di mana seseorang terinfeksi oleh virus paramyxovirus, yang menyerang kelenjar ludah di antara telinga dan rahang.

Penyakit ini menyebabkan pembengkakan pada leher bagian atas atau pipi bagian bawah. Penyakit gondongan dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa. Berikut penyakit godongan dan penjelasannya yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (13/3/2019).

2 dari 5 halaman

Penyebab Parotitis dan Cara Penularannya

Penyebab penyakit gondongan adalah virus jenis paramyxovirus. Penyebaran dan penularan virus penyebab gondongan ini sama seperti penyakit flu, yaitu melalui air liur.

Saat orang yang terinfeksi bersin atau batuk, virus akan keluar bersama tetesan air liur dan terhirup oleh orang yang sehat. Ini adalah cara penularan virus yang paling umum.

Virus penyebab gondongan juga bisa menyebar melalui peralatan makan, bantal, pakaian, atau benda lainnya dan menginfeksi orang yang melakukan kontak dengan benda-benda tersebut. Tapi, penularan dengan cara ini jarang terjadi. Walaupun menular, penyakit ini bukanlah penyakit yang dapat menular dengan cepat seperti penyakit campak atau cacar air.

Ada rentang waktu bagi virus untuk menyebabkan infeksi dan menimbulkan gejala, yaitu sekitar 14 sampai 18 hari. Masa penyebaran virus parotitis yang paling tinggi pada orang lain, yaitu dua hari sebelum munculnya gejala dan lima hari pertama setelah kelenjar air liur mulai membengkak dan nyeri saat ditekan.

3 dari 5 halaman

Gejala Penyakit Gondongan

Gejala penyakit gondongan biasanya baru akan muncul 14-25 hari setelah infeksi virus terjadi. Gejala gondongan ditandai dengan pembengkakan kelenjar parotis yang membuat sisi wajah tampak membengkak. Pasca pembengkakan kelenjar parotis, gejala lainnya akan mulai berkembang. Di antaranya adalah:

· Nyeri saat mengunyah atau menelan makanan

· Nyeri sendi

· Demam dengan suhu lebih dari 38 derajat Celsius

· Mulut kering

· Nyeri perut

· Hilang nafsu makan

· Lelah

· Sakit kepala

4 dari 5 halaman

Cara Mengobati Penyakit Godongan

1. Istirahat yang Cukup

Demi meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus menghentikan penyebaran virus, sebaiknya istirahat di rumah dulu dan hindari bepergian keluar rumah untuk sementara waktu. Penderita penyakit gondongan sebaiknya mengistirahatkan diri di rumah kurang lebih selama lima hari setelah kelenjar parotis mulai terlihat membengkak.

Bed rest juga bertujuan untuk mencegah penularan virus pada orang lain. Pasalnya, virus gondongan akan sangat menular bahkan hingga seminggu setelah kemunculan gejala.

2. Minum Banyak Air Putih

Penyakit gondongan bisa membuat tenggorokanmu sakit sehingga sulit untuk mengunyah dan menelan makanan ataupun minuman. Itu sebabnya, banyak orang yang kehilangan nafsu makan dan jadi malas mengonsumsi apapun, termasuk minum air.

Padahal, minum banyak air putih bisa bantu mencegah dehidrasi selama demam yang dialami saat gondongan. Kebutuhan cairan yang terpenuhi dengan baik juga membantu melancarkan sistem metabolisme tubuh.

Selama penyakit gondongan berlansung hindari jus buah, karena jus biasanya merangsang produksi air liur yang justru membuat gondongan makin sakit.

3. Perhatikan Sumber Makanan

Jangan sepelekan pemilihan makanan selama sedang menjalani pengobatan gondongan. Nyatanya, pemilihan makanan yang tepat akan bantu menurunkan risiko komplikasi dari gondongan dan mempercepat proses penyembuhan.

Jika makan makanan keras membuatmu susah menelan dan akhirnya jadi tidak nafsu makan, coba makan makanan lain yang lebih lunak. Sup, yogurt, kentang rebus tumbuk, serta makanan lainnya yang tidak sulit dikunyah dan ditelan mungkin bisa jadi pilihan yang tepat. Sebisa mungkin hindari juga makan makanan asam, seperti buah jeruk, karena bisa memperbanyak produksi air liur.

4. Kompres dengan Air Hangat

Kompres bagian wajah yang membengkak dengan handuk lembut yang sebelumnya dicelupkan pada air hangat. Ini mengurangi rasa nyeri pada pembengkakan.

5 dari 5 halaman

Bahan Alami yang Membantu Mengobati Godongan

1. Sayuran kaya yodium

Yodium merupakan bahan utama untuk mengobati penyakit gondongan. Karena mengonsumsi garam yang mengandung yodium terlalu banyak tidak sehat untuk tubuh, maka beralihlah untuk mengonsumsi sayuran tinggi akan yodium.

Kamu bisa mengkonsumsi sayur dan buah yang kaya akan yodium seperti selada air, kentang, jagung, apel, pisang dan kacang polong. Penderita gondongan juga harus menghindari makanan yang mampu menghambat fungsi kelenjar tiroid seperti kembang kol, kubis, bayam, brokoli, dan lobak.

2. Dandellion

Mengonsumsi daun ini sebanyak 2-3 kali dalam sehari bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan dan menghilangkan ketidaknyamanan.

3. Bawang putih

Bawang putih merangsang produksi glutathione dalam tubuh. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan fungsi kelenjar tiroid.

Ini Alasan Finlandia Kembali Ditetapkan Negara Terbahagia
Loading
Artikel Selanjutnya
Begini Tanda Tangan Orang Sukses, Bentuknya Bikin Geleng-Geleng Kepala
Artikel Selanjutnya
5 Objek Wisata di Purwakarta, Ada Kawasan Air Mancur Seluas 2 Hektar