Sukses

UNS Solo Siap Terima Mahasiswa Korban Gempa Palu

 

Liputan6.com, Solo Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta siap menampung mahasiswa korban gempa dari Universitas Negeri Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.

Rektor UNS, Prof Ravik Karsidi mengatakan kebijakan ini sesuai dengan pengumuman resmi dari Rektor Untad melalui Majelis Rektor PTN se-Indonesia (MRPTNI) dan Forum Rektor Indonesia (FRI).

"UNS siap menerima mahasiswa dari Untad Palu, karena pelayanan pendidikan di sana tidak bisa berjalan. Maka kami menyiapkan diri untuk menerima mahasiswa Untad," ujar Ravik beberapa saat lalu.

Ravik menerangkan, para mahasiswa Untad nantinya akan ditampug perkuliahannya sebagai mahasiswa titipan di UNS. Jika kondisi di Untad sudah normal, mereka akan dipulangkan.

Menurut Ravik, selain UNS, ada sejumlah kampus di Indonesia yang menerima mahasiswa Untad usai gempa dan tsunami menerjang beberapa waktu lalu. Di antaranya Universitas Khaerun Ternate, Universitas Halu Oleo Kendari, Unsrat, Unhas, UNG, Unsulbar, Unmul, Unlam, Untan, Unpar, Unesa, Unair, ITS, Universitas Veteran Yogyakarta, UGM, IPB, Unpad, Unand dan sejumlah PTN lain.

"Untuk mekanismenya bisa menghubungi Dekan Fakultas di PTN tersebut, atau ke Rektorat sambil menunjukkan kartu pengenal yang membuktikan bahwa yang bersangkutan adalah mahasiswa Untad," jelasnya.

 

 

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

2 dari 2 halaman

Keringanan bagi mahasiswa korban gempa

Ravik menambahkan, bagi mahasiswa UNS asal Palu dan Donggala yang keluarganya terkena bencana, dapat mengajukan keringanan hingga pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) jika diperlukan.

"Iya ada keringanan UKT bahkan bisa sampai pembebasan UKT untuk mahasiswa asal Palu yang kuliah di UNS jika memang keluarganya menjadi korban gempa dan tsunami di Palu," jelas Ravik.

 

Penulis: Arie Sunaryo

Sumber: Merdeka.com

Artikel Selanjutnya
Cara Pemerintah Jepang Meminimalisir Dampak Gempa dan Tsunami
Artikel Selanjutnya
Tim Psikologi Jemput Bola Tangani Korban Gempa Palu Asal Garut