Liputan6.com, Jakarta Kebutuhan remaja perempuan meningkat saat mereka memasuki usia-usia pubertas. Produksi hormon yang meningkat membuat nafsu makan membuncah dan mereka mulai takut akan berat badan yang mengalami kenaikan.
Karena itu anak-anak yang memasuki usia pubertas harus dipastikan tidak mengonsumsi makanan berlemak atau kaya akan MSG. Kebutuhan nutrisinya harus benar-benar diperhatikan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1127516/original/040067600_1454221378-89appetite_suppressants.jpeg)
Seperti dikutip dari situs Boldsky, Kamis (31/8/2017), kebutuhan nutrisi penting diperhatikan karena perubahan drastis akan dirasakan remaja putri dari tubuhnya. Berikut asupan nutrisi untuk remaja perempuan di masa pubertas:
Nutrisi yang diperlukan
Besi : Remaja putri yang mulai menstruasi rentan terhadap anemia atau kekurangan zat besi. Oleh karena itu perbanyak konsumsi daging tanpa lemak, kacang, bayam, dan telur.
Protein : Protein membantu menyempurnakan pertumbuhan tulang, organ, jaringan serta bagian tubuh tubuh lainnya. Konsumsi salmon atau telur.
Kalsium : Remaja yang pubertas butuh sekitar 1.200 mg kalsium dalam sehari. Bisa didapat dari susu rendah lemak, keju, dan yogurt
Air : Jangan lupakan kebutuhan air. Semakin aktif mereka, semakin besar kebutuhan akan cairan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1559739/original/020204800_1491548901-ewg.jpg)