Berat Janin Melambat Saat Ibu Hamil Puasa, Harus Apa?

Ketika mengalami mual dan muntah dan berat badan janin melambat, ibu hamil sebaiknya tidak berpuasa.

Diterbitkan 29 Mei 2017, 18:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ibu hamil selama kuat boleh saja menjalankan puasa di Bulan Ramadan. Namun, ketika mengalami mual dan muntah dan berat badan janin melambat di trimester pertama sebaiknya tidak puasa.

"Boleh berpuasa, tapi kalau saat berpuasa muncul keringat dingin, mual, muntah, dan saat kontrol USG berat badan janin melambat, disarankan untuk tidak puasa, kan sudah dapat fasilitas juga boleh untuk tidak berpuasa," kata dokter kebidanan dan kandungan RS Hermina Jatinegara, Taufik Jamaan.

Namun, bila ibu hamil memiliki fisik kuat dan tanpa keluhan selama menjalankan puasa, dokter Taufik tidak mempermasalahkan. Biasanya saat sudah masuk trisemester kedua keluhan mual dan muntah berkurang, boleh berpuasa. Terlebih pada ibu hamil dengan berat badan berlebih.

"Namun jangan lupa untuk makan pada saat sahur. Makan secukupnya ya. Lalu, saat buka makan lagi, sebelum tidur juga makan," pesannya di sela-sela peluncuran susu hamil SUN Ibu ditulis Senin (29/5/2017).

Pastikan asupan makanan memenuhi kebutuhan kalori ibu hamil. Saat hamil memerlukan tambahan 300 kalori dari kebutuhan normal yang sekitar 1.800-1.900.

  • Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Bulan Ramadan adalah periode suci bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk berpuasa, meningkatkan ibadah, dan mempererat tali silaturahmi, dengan panduan lengkap mencakup jadwal, fiqih, gaya hidup, ekonomi, dan kesehatan.
    Ramadan
  • liputan6
    Menurut ahli bahasa Sansekerta, upawasa bermakna ritual untuk “masuk” ke Yang Ilahi.
    puasa
  • Ibu Hamil