Sukses

Regina Andriane: Jadi Orangtua Tunggal Ada Plus dan Minusnya

Liputan6.com, Jakarta Menjadi orang tua tunggal atau single parent tentunya miliki tantangan tersendiri, apalagi seperti Regina Andriane yang memiliki sepasang anak dari hasil pernikahan pertamanya.

Regina mengungkapkan untuk mengurus serta mendidik dua anaknya di tengah waktu bekerja yang tak tentu memiliki kesulitan tersendiri.

"Ya...namanya seorang ibu ya, ada plus minusnya ya. Kadang kebantu sama suster juga alhamdullilah. Ya dijalanin aja lah....Walaupun lelah tapi kadang itu sejarah dan nilainya kehidupannya di situ," ucapnya. 

Muhamad Abiyu Raziq, putra keduanya sering kali protes jika Regina pulang terlalu lama. Regina pun mengakui selalu ditelepon oleh sang anak untuk menanyakan keberadaannya.

"Punya anak tuh banyak remnya sebenernya. Kita baru jam 9 udah ditelpon, 'mami sampe rumah jam berapa?' Nanti jam 10 udah telpon lagi, 'mami udah sampe mana?' Aduh kata gue, enggak ada emak gue, anak gue nih yang bawel. Itu masih 5 tahun. Justru yang kecil tuh bawel banget," ceritanya sambil tertawa.

Kedua anak yang masih miliki perkembangan panjang tetap terpantau oleh single mom ini, apalagi putri pertamanya sudah memasuki tahap remaja awal.

"Kalau untuk yang perempuan nih anaknya agak sedikit tertutup, dan anak saya nih yang perempuan pinter banget. Kadang kalo mau tahu apa tiba-tiba udah googling sendiri. Apalagi kalo mau pergi sama temen-temennya, kita pasti parno ada lah," katanya.

Menurut Regina untuk mendidik anak khususnya remaja putri harus dijadikan sebagai teman.

"Kalo anak remaja gini harus dijadiin temen, enggak bisa dijadiin 'ini anak' - itu enggak bisa. Karena semakin kita kekang, semakin kita marahin, dia semakin menjauh," tutupnya.