Sukses

Krim Pemutih Wajah, Itu Bohong

Liputan6.com, Jakarta Ahli kecantikan dari Floe Beauty Cottage, dr. Theresia Tedjasukmana menyayangkan bila ada wanita Indonesia yang mudah termakan iklan produk kecantikan. Menurutnya, saat ini tidak ada krim yang bisa memutihkan wajah. Dokter juga hanya bisa membantu mencerahkan dan membuat kulit sehat.

"Salahnya, iklan selalu menampilkan kulit yang sehat itu putih. Padahal nggak. Orang Indonesia itu kulitnya paling bagus diantara jenis kulit orang Barat dan Asia. Yang penting, kulit sehat itu mancarin cahaya dari dalam," kata Theresia saat dijumpai wartawan di Floe Beauty Cottage, Mangga Dua Square, ditulis Jumat ( 26/9/2014)

Penggunaan kosmetik yg tidak rasional ini, kata Theresia, seringkali tidak berbahan dasar standar kesehatan dan kelayakan kulit. Tidak heran bila krim pemutih yang dijual murah di pasaran mengandung merkuri, bahan pemutih berbahaya.

"Harusnya merkuri nggak boleh masuk tubuh. Karena kulit tidak bisa dipaksa seminggu putih. Obat standar kedokteran itu bisa membantu dalam 1 bulan. Karena kulit beregenerasi dalam 28 hari. Kalau mengubah dalam waktu singkat, nggak mungkin," katanya.

Jika ingin kulit sehat, lanjut Theresia, perbanyak minum air putih. Sebab secara alami, air putih dapat membuat kulit lebih lembap, sehat dan cerah. Dan usahakan tidak mengonsumsi minuman manis terutama soda.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.