Sukses

Cuti Sekarang, Jangan Tunggu Sampai Anda Sakit

Liputan6.com, Jakarta Stres akibat terlalu banyak bekerja membuat karyawan menjadi gampang sakit. Sebelum hal itu terjadi pada Anda, ada baiknya untuk cepat-cepat mengambil cuti, dan mengistirahatkan tubuh serta pikiran selama beberapa saat.

Meski cuti itu perlu dan merupakan hak dari setiap karyawan, tetap saja sejumlah orang enggan untuk mengambilnya, dan lebih senang menggunakan hari libur dalam seminggu untuk mengistirahatkan semuanya.

Dr Adam Perlman, Direktur Eksekutif Duke Integrative Medicine, menjelaskan bahwa cuti adalah cara untuk belajar manajemen diri sendiri. Langkah ini diambil, untuk membuat Anda terhindar dari sakit, yang justru akan berdampak buruk bagi pekerjaan dan orang di sekitar Anda.

"Jangan menunggu sampai Anda benar-benar kehilangan itu, lalu membuat Anda berbohong dan mengaku kalau Anda sedang sakit. Berbohong kepada atasan dan rekan di kantor Anda, tidak baik untuk kesehatan mental. Plus, cara seperti ini tidak membantu Anda sama sekali," kata Adam seperti dikutip CNN, Jumat (13/6/2014)

Lebih lanjut Adam mengatakan, kebanyakan dari para karyawan bingung apa alasannya untuk mengambil cuti. Dan mereka tidak tahu, bagaimana cara untuk mengetahui apakah benar kondisinya sudah sampai pada tahap stres. Untuk itu, Adam pun memberikan jawaban tanda-tanda dari seorang karyawan yang mengalami stres, dan sudah seharusnya untuk mengambil cuti tersebut.

"Jika Anda merasa lelah, merasa rendah dan tidak memiliki motivasi, mengalami kesulitan tidur, ada rasa cemas, atau menyadari bahwa Anda mudah tersinggung, itu semua merupakan tanda-tanda bahwa Anda stres. Jika Anda merasakan ini semua, segeralah untuk mengurus cuti dan jauhkan diri dari segala pekerjaan kantor, dan fokus terhadap diri sendiri," kata Adam menerangkan.

Ketahuilah, cuti selama satu atau dua hari tidak akan membuat Anda kehilangan pekerjaan itu. Dan pada akhirnya, ini adalah tentang bagaimana cara menemukan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Bila tidak dilakukan sekarang, mau kapan lagi?