Trump Ingin Ganti Nama Samudra Pasifik atau Atlantik Jadi Samudra Trump

Donald Trump mengusulkan perubahan nama Samudra Pasifik atau Atlantik menjadi "Samudra Trump" atau "Samudra Amerika".

Diterbitkan 13 Oktober 2026, 19:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, DC- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan gagasan untuk mengubah nama geografis. 

Dikutip dari People, Selasa (13/10/2026), setelah mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika dan mengusulkan nama baru untuk Danau Ontario, Trump kini mempertimbangkan untuk mengganti nama Samudra Pasifik atau Samudra Atlantik.

"Kita sudah punya teluk, kita punya danau yang indah, dan sekarang ada yang bilang, 'Anda butuh sungai'," kata Trump saat berpidato dalam kampanye di Clarksville, Tennessee, pada Sabtu, 10 Oktober.

"Saya tidak ingin mengubah nama Sungai Hudson," lanjutnya.

"Kita butuh sungai, kita butuh samudra. Jadi, saya sedang memikirkan apakah Atlantik atau Pasifik," ujar Trump. 

"Kita menyebutnya 'Samudra Trump' atau 'Samudra Amerika'. Sesuatu seperti itu," lanjut dia.

Trump sebelumnya telah melontarkan gagasan untuk mengganti nama salah satu samudra tersebut dalam sebuah acara penandatanganan perintah eksekutif pada 27 Agustus. Akhir pekan ini, dia kembali membahas gagasan tersebut di hadapan para pendukungnya.

"Kita harus melakukannya. Kita seharusnya sudah melakukannya sebelum saya meninggalkan jabatan," kata Trump.

"Saya pikir kita harus memiliki sebuah samudra dan kita membutuhkan sungai besar," tambahnya.

Meski demikian, Trump menegaskan tidak ingin mengubah nama Sungai Mississippi. Dia mengaku menyukai negara bagian Mississippi dan mengatakan dirinya meraih kemenangan besar di wilayah tersebut.

Menurut Associated Press, pemerintah AS memiliki kewenangan untuk mengubah nama geografis di peta domestik. Namun, Trump tidak dapat memaksa negara lain atau organisasi internasional untuk menggunakan nama baru yang ditetapkannya.

 

Trump Sebelumnya Ganti Nama Teluk Meksiko

Gagasan terbaru Trump melanjutkan serangkaian perubahan nama geografis yang telah dia lakukan sejak kembali menjabat sebagai presiden.

Salah satu perubahan besar terjadi pada Januari 2025, ketika Trump mengumumkan rencana mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika.

"Kita akan mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika," kata Trump kepada wartawan saat itu.

"Namanya terdengar indah. Nama itu mencakup wilayah yang luas. Teluk Amerika, nama yang sangat indah. Dan itu memang pantas," ujarnya.

Trump juga mengembalikan nama gunung tertinggi di Amerika Serikat dari Denali menjadi Mount McKinley. Pemerintahan mantan Presiden Barack Obama sebelumnya mengubah nama gunung tersebut menjadi Denali pada 2015 untuk menghormati penduduk asli Alaska.

Trump Ubah Nama Danau Ontario

Pada Agustus, Trump juga menggulirkan gagasan untuk mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika. Gagasan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang dibagikan di TikTok di tengah ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada.

Dalam video itu, Trump memperlihatkan peta danau tersebut, lalu mencoret nama Danau Ontario menggunakan spidol.

"Kita akan membuat sedikit perubahan. Kita akan menyebutnya dengan nama yang berbeda dari Danau Ontario," kata Trump.

"Kita akan menyebutnya Danau Amerika. Dan yang dibutuhkan hanyalah pena yang bagus dan sedikit kecerdasan," lanjutnya.

Trump kemudian menuliskan "LAKE AMERICA" di atas nama danau yang telah dicoretnya.

"Sekarang kita punya danau dan kita punya teluk," kata Trump. "Nikmati Danau Amerika."