Sebuah pulau di Laut Mediterania yang indah, lengkap dengan hutan, pantai pribadi, dan bangunan biara, dilego dengan harga relatif murah, 1,7 juta poundsterling (2 juta euro) atau Rp 30,8 miliar. Namun, lebih dari 3 tahun ditawarkan, belum ada satu orang pun yang berminat. Sampai-sampai pemiliknya memberikan diskon lebih dari 50 persen, tak juga laku! Awalnya pulau itu ditawarkan dengan harga 6 juta euro atau 3 kali lipatnya. Seperti dimuat Daily Mail, Senin 21 Oktober 2013, rupanya sejarah kelamnya yang membuat pulau tersebut tak punya peminat. Daksa, namanya, adalah pulau 'berhantu' di Kroasia. Di sanalah, 48 orang yang dituding pengikut Nazi dieksekusi secara brutal pada 1944.Pada 24 Oktober, 69 tahun lalu, partisan Yugoslavia merayakan kemenangan mereka atas Nazi, dengan menangkap siapapun yang diduga ada di pihak musuh -- termasuk pendeta Peter Perica dan Walikota Dubrovnik saat itu, Niko Koprivica, juga komposer Djevo Kraljice Hrvata.Mereka yang 'bersalah' diseberangkan ke Daksa, dibariskan, lalu ditembak. Jasad-jasad mereka ditinggalkan begitu saja tanpa dikuburkan. Penduduk saat itu, termasuk keluarga mereka yang dieksekusi, tak berani berbuat apapun. Nasib yang sama menanti mereka yang dianggap ikut campur. Jasad-jasad itu dibiarkan tergeletak selama beberapa dekade. Baru belakangan, tulang belulang mereka dimakamkan dengan layak. Legenda menyebut, arwah-arwah mereka yang dieksekusi menghantui Pulau Daksa, menuntut keadilan pada mereka yang bertanggung jawab atas nasib tragis mereka. Hingga saat ini, kejahatan tersebut tak pernah diinvestigasi, tak ada pelaku yang dihadapkan ke pengadilan. Â Pemiliknya saat ini, Nila Perica Dusilo Florshutz dan Franica Dusilo Cavich, tak tinggal di Daksa. Di puncak musim liburan, hanya sedikit turis yang mampir ke sana. Pulau seluas 12 hektar itu berada di muka Pelabuhan Gruz, Dubrovnik. Meskipun para anggota Konferensi Wali Gereja Kroasia mengunjunginya pada Oktober 2009, hingga kini Daksa masih tak berpenghuni. Padahal, wilayah terdekat Dubrovnik, yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO adalah tempat berlibur yang populer, terutama bagi orang kaya dan terkenal.Selebritas dan orang kaya seperti Roman Abramovich, Bernie Ecclestone, Catherine Zeta Jones, Michael Douglas, Gwyneth Paltrow, Tom Cruisem, dan Steven Spielberg pernah menghabiskan musim panas di sana. (Ein/Yus)
Dilego, Pulau `Hantu`Bekas Pembantaian Simpatisan Nazi
Sebanyak 48 orang diberondong senapan, jasad mereka dibiarkan tergeletak selama beberapa dekade.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/13483/original/peta-kroasia-131022b.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4607075/original/075432500_1697016434-parliament-1358937_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1760194/original/008303200_1509787557-FDR_1944_Color_Portrait.jpg)