Sukses

7 Makanan yang Wajib Dihindari Jika Anda Ingin Turunkan Berat Badan

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa makanan tampak tidak berbahaya pada awalnya.

Mereka tampaknya tidak menimbulkan ancaman kesehatan, namun, ternyata diam-diam dapat menyebabkan penyakit jantung, masalah kolesterol, dan banyak lagi.

Beberapa bahkan mengandung bahan kimia.

Terutama dalam proses diet Anda, Anda harus lebih selektif dalam memilih jenis makanan yang Anda konsumsi.

Dilansir dari laman Bright Side, Selasa (28/6/2022), berikut adalah sejumlah makanan yang wajib dihindari jika ingin menurunkan berat badan:

1. Pasta

Pasta sangat tinggi karbohidrat. Karbohidrat bisa baik, tetapi bila dikonsumsi dalam jumlah tinggi, dapat menyebabkan beberapa masalah.

Sebagai contoh, sebuah penelitian terhadap 117.366 orang menunjukkan bahwa asupan karbohidrat yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Itu juga dapat meningkatkan kadar gula darah, itulah sebabnya kita diberitahu bahwa kita perlu memiliki jumlah karbohidrat yang seimbang, terutama jika kita ingin menurunkan berat badan.

2. Protein Hewani

Tentu saja, protein hewani adalah bagian dari diet setiap orang. Telur, susu, daging, dan sebagainya, sangat penting bagi setiap manusia. Namun, terlalu banyak sesuatu selalu merupakan pertanda buruk. Terlalu banyak protein hewani dapat menyebabkan masalah.

Protein hewani mengandung fosfor dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan komplikasi ginjal dan tulang. Kandungan tersebut dapat memberikan beban yang cukup besar pada ginjal kita, mengingat daging jauh lebih berat daripada sayuran atau buah. Ginjal membutuhkan waktu untuk menyaring dan dengan demikian, kita membebani mereka, jadi lebih baik untuk menghindari makan terlalu banyak makanan ini.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

3. Soda

Meskipun soda diet dianggap membantu mengurangi asupan gula, ternyata gula tersebut baru saja diganti dengan pemanis buatan seperti aspartam, siklamat, dan sakarin.

Konon, soda diet telah dikaitkan dengan berbagai penyakit: diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Jadi, sudah pasti, soda ada dalam daftar makanan yang harus dihilangkan dari diet kita.

4. Nasi

Nasi tampaknya menjadi salah satu makanan paling ringan di luar sana, tetapi jangan biarkan diri Anda tertipu olehnya. Ini dapat menyebabkan banyak masalah seperti : rendahnya kadar kolesterol HDL "baik", kadar trigliserida tinggi, dan tekanan darah tinggi.

Makan nasi dalam jumlah seimbang bisa jadi tidak berbahaya, namun, jika dikonsumsi dalam jumlah besar bisa menjadi salah satu makanan yang ingin Anda hindari.

 

3 dari 3 halaman

5. Mie Instan

Mie instan mengandung tinggi sodium.

Satu porsi mie mengandung hingga 861 mg sodium, dan jika Anda memakan seluruhnya, itu berlipat ganda hingga hampir 1.722 mg. Selain itu, asupan natrium yang tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah bagi orang yang sensitif terhadap garam.

Bagi orang-orang ini, risiko tekanan darah tinggi cukup tinggi. Selain itu, juga telah terbukti bahwa mengurangi asupan natrium mengurangi kemungkinan masalah kardiovaskular hingga 30%, jadi Anda mungkin ingin menambahkannya ke daftar makanan yang harus dihindari saat mencoba menurunkan berat badan.

6. Makanan Beku

Beberapa makanan beku pasti dapat memberikan nutrisi yang kita butuhkan sebagai individu. Namun, ada banyak yang tidak, dan mereka sangat buruk jika dikonsumsi ketika ingin menurunkan berat badan. Makanan beku yang dipanaskan di microwave biasanya mengandung sejumlah besar natrium dan gula, bersama dengan bahan kimia dan pengawet yang membuat mereka "segar."

Faktor lain yang mungkin membuat Anda menjauhi makanan ini adalah segel plastiknya. Makanan ini mengandung aditif plastik atau ftalat, yang bisa masuk ke makanan Anda. 

7. Jus Kemasan

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda mungkin ingin menjauhi jus.

Meskipun banyak jus yang mengandung buah mungkin tampak sehat, banyak di antaranya yang hanya diproses dan mengandung banyak gula.

Karena jus kemasan tidak mengandung serat, lebih baik mengkonsumsi jeruk saja, daripada membeli jus jeruk yang mungkin tidak mengandung buah aslinya.