Sukses

Korea Selatan Kirim Lagi 150 Konsentrator Oksigen dan 35 Ventilator untuk Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Korea Selatan untuk Indonesia kembali mengirimkan bantuan kepada Indonesia di tengah pandemi COVID-19. Berupa konsentrator oksigen dan ventilator.

Kiriman bantuan darurat tahap kedua oleh Pemerintah Korea Selatan untuk Indonesia telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Sabtu 24 Juli 2021.

"Bantuan kedua yang diangkut dengan penerbangan GA 878 tersebut berupa 150 unit konsentrator oksigen dan 35 unit ventilator," kata pihak Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (26/7/2021).

Pemerintah Korea Selatan sebelumnya juga telah menyalurkan 200 unit konsentrator oksigen ke Indonesia pada 18 Juli 2021 lalu sebagai tahap pertama.

Tahun ini Pemerintah Korea Selatan telah mengucurkan dana sebesar 4 juta USD untuk membantu Pemerintah Indonesia. Hal itu sebagai wujud kerja sama dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan COVID-19.

Program-program kerja sama tersebut meliputi pemberian peralatan tes PCR dan test kit antigen untuk meningkatkan kapasitas pengetesan, pelaksanaan program peningkatan sumber daya tenaga kesehatan, serta pemberian bantuan penanggulangan penyebaran Virus Corona COVID-19 di daerah-daerah terpencil, termasuk pulau-pulau terluar.

2 dari 3 halaman

Bersama Melawan Pandemi COVID-19

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Tae-sung menyatakan bahwa tidak ada satu negara pun yang dapat mengatasi pandemi COVID-19 ini seorang diri. Menurutnya, situasi pandemi tersebut seharusnya dihadapi dengan membangun solidaritas dan kerja sama internasional.

Duta Besar Park Tae-sung berkomitmen bahwa Korea Selatan, yang merupakan mitra strategis khusus (Special Strategic Partner) bagi Indonesia, senantiasa akan berjuang bersama Indonesia untuk mengakhiri COVID-19.

"Melalui bantuan ini, Korea Selatan setidaknya turut andil mengamankan jumlah konsentrator oksigen di Indonesia.Pemerintah Korea Selatan akan terus-menerus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk bersama-sama menangani COVID-19 di Indonesia, termasuk memberikan bantuan-bantuan kemanusian lainnya," harap Dubes Park Tae-sung.

3 dari 3 halaman

Infografis Boleh dan Tidak Boleh Sebelum - Setelah Vaksinasi COVID-19