Sukses

Walau Terbukti Efektif Lawan COVID-19, WHO: Vaksin Masih Belum Aman untuk Perjalanan Luar Negeri

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa memperingatkan pada Kamis (20/5) bahwa kemajuan melawan pandemi Virus Corona masih "rapuh" dan perjalanan internasional harus dihindari. Namun, ia menegaskan bahwa vaksin resmi bekerja melawan varian yang dikhawatirkan.

"Saat ini, dalam menghadapi ancaman berkelanjutan dan ketidakpastian baru, kami perlu terus berhati-hati, dan memikirkan kembali atau menghindari perjalanan internasional," kata Hans Kluge, menambahkan bahwa "kantong penularan yang meningkat" di benua itu dapat dengan cepat menyebar. Demikian seperti melansir Channel News Asia, Jumat (21/5/2021).

Varian yang pertama kali terdeteksi di India, dan mungkin lebih menular, sekarang telah diidentifikasi di setidaknya 26 dari 53 negara di kawasan Eropa WHO, kata Kluge selama konferensi pers mingguannya.

Tetapi dia mengatakan bahwa vaksin resmi efektif melawan strain baru.

"Semua varian virus COVID-19 yang telah muncul sejauh ini menanggapi vaksin yang tersedia dan disetujui," kata Kluge, seraya menambahkan bahwa semua varian COVID-19 dapat dikontrol dengan tindakan kesehatan masyarakat dan sosial yang sama yang digunakan hingga sekarang.

2 dari 3 halaman

Harus Tetap Berhati-hati

Sejauh ini hanya 23 persen orang di wilayah itu yang telah menerima satu dosis vaksin, dengan hanya 11 persen yang mendapatkan kedua dosis tersebut, kata Kluge, seraya memperingatkan warga untuk terus berhati-hati.

"Vaksin mungkin merupakan cahaya di ujung terowongan, tapi kita tidak bisa dibutakan oleh cahaya itu," katanya.

3 dari 3 halaman

Infografis Cara Kerja Vaksin COVID-19: