Sukses

Pesawat Jatuh Saat Padamkan Kebakaran di Australia, 3 Kru Tewas

Liputan6.com, New South Wales- Gubernur Negara Bagian California, Gavin Newsom, melaporkan kabar duka, tiga petugas pemadam kebakaran asal Amerika Serikat (yang berpusat di California, Amerika Serikat) meninggal saat bertugas. Pesawat Hercules C-130 pengangkut tank air yang mereka tumpangi jatuh ketika memadamkan kebakaran hutan di Australia pada Kamis kemarin.

Seperti dikutip dari Fox News, Jumat (24/1/2020), ibelum ada dentifikasi mengenai kru yang meninggal, namun mereka disebut sebagai figur yang "heroik."

California (Amerika Serikat) dan Australia, dikenal sebagai dua negara yang sudah bersatu akibat adanya ancaman kebakaran hutan yang mematikan. Hingga sekarang mereka sama – sama berduka dengan adanya tragedi tersebut.

2 dari 3 halaman

Konfirmasi Mengenai Kematian

Coulson Aviation yang berbasis di Kanada juga melaporkan bahwa salah satu tank udara Lockheed milik mereka, C-130 Hercules, hilang setelah meninggalkan Richmond di New South Wales saat akan melakukan misi penembakan.

Dalam sebuah pernyataan, Coulson Aviation mengatakan, "Kami sangat sedih untuk mengkonfirmasi adanya 3 kematian.” Kami turut berduka dan doa kami bersama keluarga dari 3 anggota awak di atas kapal”, kata mereka.

Meninggalnya 3 anggota kru pemadam kebakaran tersebut dikatakan terjadi di wilayah Snowy Monaro. Hal itu dikonfirmasi oleh Perdana Menteri New South Wales, Gladys Berejiklian.

 

 

3 dari 3 halaman

Pengurangan Penerbangan

Sambil menunggu investigasi, Coulson Aviation  mendaratkan pesawat pemadam kebakaran lainnya sebagai tindakan pencegahan. Juga upaya pengurangan jumlah pesawat bagi petugas pemadam kebakaran di New South Wales dan negara bagian Victoria yang berdekatan.

Lokasi kecelakaan digambarkan oleh pertugas pemadam kebakaran sebagai wilayah yang cukup aktif, yang akan diselidiki oleh Australian Transport Safety Bureau, yang merupakan penyelidik kecelakaan udara nasional, berserta polisi negara bagian.

Rural Fire Service Commissioner, Shane Fitzsimmons, mengatakan bahwa, "Tidak ada indikasi pada tahap ini apa yang menyebabkan kecelakaan itu”, lapornya. 

Loading
Artikel Selanjutnya
80 Persen Elang Gundul di AS Sekarat Akibat Keracunan Timah
Artikel Selanjutnya
Presiden Rouhani Yakin Trump Tak Akan Perangi Iran Jelang Pilpres AS