Sukses

Ramai Pria Jepang Kencani Kecoak, Ini 6 Kisah Heboh Manusia Nikahi Hewan

Liputan6.com, Jakarta - Di Jepang, ada seorang pria yang jatuh cinta dengan seekor kecoak. Perasaan ini muncul sejak ia gemar mengonsumsi sajian berbahan dasar serangga.

Bahkan, pria bernama Yuta Shinohara ini mengaku telah mengencani serangga ini sejak satu tahun lalu. Kecoak yang membuatnya mabuk kepayang bernama Lisa. Serangga itu dibesarkan di pertanian dan dibeli dari Afrika.

Meski cintanya platonik, Shinohara membayangkan bisa berhubungan seks dengan Lisa. Berimajinasi serangga itu bisa tumbuh sebesar manusia atau dirinya yang mengecil seukuran binatang itu.

Yuta mengaku sangat menikmati masa-masa bersama Lisa. Kendati demikian hubungan kasih keduanya berumur pendek karena kecoak itu mati.

Sebenarnya, bukan hanya Yuta yang pernah menjalin hubungan dengan hewan. Beberapa orang ini bahkan ada yang memilih menikah dengan hewan dengan sejumlah alasan.

Seperti dikutip dari laman Ranker, Selasa (29/1/2019), berikut 6 orang di antaranya yang memilih menjalin hubungan dengan hewan:

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 7 halaman

1. Menikahi Anjing karena Kecewa dengan Pria

Seorang wanita asal Inggris bernama Amanda Rogers begitu sangat kecewa saat gagal dalam pernikahan dengan mantan suaminya. Namun, untuk mengobati rasa kecewa itu ia memilih untuk menikah lagi.

Menikah, jadi pilihan agar ia melupakan rasa kekecewaan dengan mantan suami. Namun, pernikahan ini sempat mengejutkan banyak pihak.

Sebab, ia melangsungkan pernikahan dengan Sheba -- anjing peliharaannya. Pada tahun 2014, pernikahan ini digelar di Kroasia dan dihadiri oleh lebih dari 200 orang.

"Sheba telah berada dalam hidupku selama bertahun-tahun, membuatku tertawa dan menghiburku ketika aku merasa kecewa."

3 dari 7 halaman

2. Wanita Kaya Menikahi Dolfin

Pada Desember 2005, Sharon Tendler, seorang jutawan Inggris eksentrik berusia 41 tahun, menikahi cinta dalam hidupnya -- seekor lumba-lumba bernama Cindy di sebuah resor Israel.

Sharon Tendler bertemu Cindy 15 tahun sebelumnya ketika dia pertama kali mengunjungi resor. Tendler menyukai lumba-lumba dan membiasakan bepergian ke Israel dua atau tiga kali setahun dan menghabiskan waktu bersama kekasih bawah lautnya.

Setelah asmara yang panjang selama bertahun-tahun, Tendler memutuskan untuk memulai jalan yang sangat tidak biasa untuk mengikat simpul dengan lumba-lumba kesayangannya.

Pada tanggal 28 Desember, pengantin wanita yang gembira, mengenakan gaun putih, berjalan menuruni dermaga di hadapan ratusan pengunjung dan berlutut di hadapan pengantin prianya, yang menunggu di air.

4 dari 7 halaman

3. Aktivis Hewan Menikahi Kuda

Milanja Broskvit adalah seorang pengacara asal Denmark dan juga berprofesi sebagai aktivis hewan. Wanita ini sangat memanfaatkan adanya pengesahan UU zoophilia -- kecenderungan menyukai hewan.

Dengan adanya pemberlakuan UU ini, ia memilih untuk menikahi kudanya, Thorgen.

5 dari 7 halaman

4. Remaja Bali Menikahi Sapi

Ngurah Alit, seorang remaja Bali kala itu masih berusia 18 tahun, ia ditangkap saat melakukan hubungan intim dengan seekor sapi.

Remaja itu mengaku jika ia tergoda dengan sapi yang tak dijelaskan jantan atau betina tersebut.

Hingga akhirnya pada Juni 2010, Alit dipaksa untuk menikahi hewan tersebut dalam sebuah upacara dan ritual setempat.

Hal ini dilakukan oleh warga sekitar untuk membersihkan desa dari tindakan tidak terpuji pria yang melakukan hubungan seks dengan hewan.

Setelah itu, Alit ditenggelamkan ke laut. Namun, tenggelam dan bentuk simbolis untuk dibersihkan dari roh-roh jahat.

 

6 dari 7 halaman

5. Pria Brasil Menikah Kambing

Pada tahun 2013, pria Brasil berusia 74 tahun Aparecido Castaldo menikahi kambing peliharaannya bernama Carmelita.

Alasan pria itu yakin untuk menikahi kambing betina lantaran hewan itu minim bicara dan tidak menuntut banyak uang darinya.

Menurut uskup yang menikahinya, ini bukan kambing pertama yang ia nikahi. "Ia hanya butuh teman dan dia tidak pernah melakukan hubungan seksual dengan hewan itu."

 

7 dari 7 halaman

6. Menikah dengan Kodok

Pada Januari 2009, dalam ritual aneh, dua gadis berusia tujuh tahun dari Desa Pallipudupet yang terpencil di India menikah dengan katak.

Upacara itu dilakukan "untuk mencegah berjangkitnya penyakit misterius di desa.

Gadis-gadis itu, Vigneswari dan Masiakanni, mengenakan pakaian pengantin tradisional -- saree emas dan perhiasan emas. Mereka menikahi "pangeran" katak dalam upacara terpisah dan rumit di dua kuil yang berbeda di hadapan ratusan penduduk desa.

Loading
Artikel Selanjutnya
Jelaskan Hubungan antara Manusia dan Budaya, Menko Muhadjir Gunakan Filosofi Kursi
Artikel Selanjutnya
6 Tips Usir Kecoak di Rumah Dalam Semalam