Sukses

Mengharukan, Seorang Ibu Tetap Beri ASI saat Bersimbah Darah

Liputan6.com, Jakarta - Pepatah bahwa kasih sayang seorang ibu tak terhingga sepanjang masa terungkap melalui sebuah foto yang muncul di dunia maya. Seorang ibu menyusui anaknya sementara ia tergeletak cedera di rumah sakit.

Foto tersebut mengharukan, namun sekaligus menyedihkan. Meski wanita di dalam foto mengalami patah tulang pada bagian tangan dan kaki serta cedera kepala, sang ibu tetap memberikan asupan ASI kepada bayinya yang masih berusia 7 bulan di sebuah rumah sakit di Thailand.

Menurut laporan Bangkok Post, Wanita di dalam foto sedang menyusui putranya, dan gambarannya merebak di dunia maya, karena membangkitkan sisi positif dan emosi dari netizen Thailand.

Foto diambil di lokasi terpencil di Thailand. (dailymail)

Informasi terkait cedera yang diderita sang ibu tidak diketahui. Foto yang berjudul 'Power of (Mother's)Love -- Kekuatan Cinta (Seorang Ibu) -- diunggah pada hari Rabu ke Facebook oleh netizen di Thailand berakun Volunteer Rescue Group, Thailand, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris melalui Bangkok Post.

Foto tersebut memperlihatkan seorang wanita bersimbah darah sedang menyusui anaknya, sambil menunggu untuk dirawat oleh petugas medis.

Keterangan bersamaan dengan foto tersebut menjelaskan,"Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit Rong Kwang di Provinsi Phrae. Sang ibu mengalami kecelakaan tapi masih menyempatkan diri untuk memberikan asupan ASI kepada anaknya yang masih berusia 7 bulan.

"Ia menderita patah tulang pada bagian tangan dan kaki serta luka pada bagian kepala, tapi ia tetap memberikan anaknya ASI."

"Keduanya kini dalam pemulihan di bawah pengawasan ketat perawat dan dokter."

Wilayah Rong Kwang berada di ujung perairan timur Provinsi Phrae, Thailand. Lokasi yang sangat terpencil, Rumah Sakit Rong Kwang merupakan fasilitas medis dasar yang merawat warga sekitar.

Sementara itu, Lily Bravery berkomentar, "senang mendengar ia mendapatkan perawatan yang layak dan anaknya dalam kondisi aman. Hubungan antara seorang ibu dan anak memang kuat dan tak bisa dibendung."