Sukses

<i>Paradise Now</i> Beredar di Mancanegara

Liputan6.com, Berlin: Film Paradise Now arahan sutradara Hani Abu-Assad mulai diputar di sejumlah negara, baru-baru ini. Film ini berkisah tentang kelompok gerilyawan yang menugasi dua warga Palestina Khalid dan Said ke Kota Tel Aviv, Israel untuk melakukan aksi bunuh diri dengan cara meledakkan bom pada tubuh mereka. Malam sebelum eksekusi dilakukan, keduanya diperkenankan tinggal bersama keluarga masing-masing. Tetapi mereka dilarang mengucapkan selamat tinggal kepada siapa pun.

Namun, pelaksanaan aksi itu ternyata jauh dari mudah. Said tiba-tiba membatalkan misinya dengan pertimbangan kemanusiaan. Khalid pun berusaha membela sahabatnya itu di hadapan kelompok mereka. Tekanan pun memuncak sedangkan waktu makin tipis. Konflik dua sahabat karib itu mendominasi Paradise Now.

Penulis cerita sekaligus sutradara Hani Abu-Assad menjelaskan, film Paradise Now ini dibuat semata-mata untuk menyoroti sisi kemanusiaan di tengah kontroversi aksi bom bunuh diri. Abu-Assad adalah warga Palestina yang tinggal di Jerman. Sedangkan pemeran tokoh Khalid dan Said diperankah oleh Kais Nashif dan Ali Sulaiman yang juga warga Palestina.

Kedua aktor tersebut mengaku, film ini seolah benar-benar menggambarkan beratnya mengambil keputusan di tengah konflik yang mereka hadapi di dunia nyata. Film Paradise Now meraih tiga penghargaan dari Festival Film Internasional Berlin tahun 2005 termasuk anugerah Amnesti Internasional. Namun, gagal mendapatkan Beruang Emas.(BOG/Nlg)
    Loading