Liputan6.com, Jakarta Malaikat dalam Islam merupakan makhluk ciptaan Allah yang tak kasat mata namun memiliki peran penting dalam menjalankan berbagai amanah Ilahi, mulai dari menyampaikan wahyu hingga menjaga pintu Surga dan Neraka. Keberadaan mereka tidak hanya menjadi poin dalam rukun iman, tetapi juga menjadi pengingat spiritual bahwa manusia selalu dalam pengawasan-Nya. Mengutip situs resmi BSI Maslahat, sepuluh malaikat utama beserta tugasnya yang wajib diketahui setiap Muslim sebagai bagian dari iman yang kuat.
Dalam Islam, sepuluh malaikat ini—mulai dari Jibril yang menyampaikan wahyu, Mikail yang mengatur rezeki dan cuaca, hingga Israfil yang meniup sangkakala saat kiamat—memegang peran unik dan sangat vital dalam tatanan alam semesta. Ada juga malaikat pencatat amal (Raqib dan Atid), penjaga surga (Ridwan) dan neraka (Malik), pemeriksa dalam kubur (Munkar dan Nakir), serta malaikat maut (Izrail). Semua ini menggambarkan betapa luas dan beragamnya tugas mereka dalam mengatur keseimbangan alam dan kehidupan manusia.
Nama-Nama Malaikat dan Tugasnya
Dalam ajaran Islam, iman kepada malaikat merupakan rukun iman yang kedua dan wajib diyakini oleh setiap muslim. Allah menciptakan malaikat dari cahaya, dan mereka memiliki tugas khusus yang tidak pernah mereka abaikan sedikit pun. Meski jumlah malaikat sangat banyak, umat Islam diwajibkan mengenal setidaknya 10 nama malaikat dan tugasnya yang utama.
1. Malaikat Jibril
Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu dari Allah kepada para nabi dan rasul. Ia adalah perantara utama dalam proses turunnya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, Jibril juga meniupkan ruh ke dalam janin dalam kandungan. Ia termasuk malaikat yang paling agung dan memiliki kedudukan istimewa dalam hierarki langit.
2. Malaikat Mikail
Tugas utama Malaikat Mikail adalah mengatur dan membagikan rezeki kepada seluruh makhluk hidup. Ia juga mengatur peristiwa alam seperti hujan, angin, dan kesuburan tanaman. Rezeki dalam bentuk apapun, termasuk kesehatan dan makanan, turun atas izin Allah melalui Mikail. Ia disebut dalam beberapa hadits sebagai malaikat yang senantiasa membantu Nabi Muhammad SAW dari langit.
3. Malaikat Israfil
Israfil memiliki tugas penting dalam rangkaian hari kiamat, yaitu meniup sangkakala. Tiupan pertamanya menandai berakhirnya kehidupan di dunia, sedangkan tiupan kedua membangkitkan semua makhluk yang telah mati. Ia kini menunggu perintah dari Allah sambil memegang sangkakala di mulutnya. Kejadiannya hanya akan berlangsung ketika Allah SWT memerintahkannya.
4. Malaikat Izrail
Dikenal sebagai malaikat pencabut nyawa, tugas Izrail adalah mencabut ruh semua makhluk hidup ketika ajalnya tiba. Ia melaksanakan tugas ini tanpa membedakan usia, status, atau kedudukan. Walau dikenal dengan tugas yang menakutkan, Izrail tetap patuh dan tunduk sepenuhnya pada perintah Allah. Ia bekerja sesuai dengan ketetapan waktu yang telah ditentukan dalam Lauhul Mahfuz.
5. Malaikat Munkar
Malaikat Munkar ditugaskan untuk menanyai manusia di alam kubur yang semasa hidupnya banyak berbuat keburukan. Ia datang setelah proses pemakaman selesai, dan mulai menanyakan pertanyaan seputar keimanan. Wujudnya digambarkan menyeramkan, membawa godam besar untuk menghukum jika jawaban tidak sesuai. Proses ini akan terus berulang hingga hari kebangkitan.
6. Malaikat Nakir
Sebaliknya dari Munkar, Malaikat Nakir bertugas menanyai orang-orang yang semasa hidupnya banyak berbuat kebaikan. Ia datang dengan rupa yang menyenangkan dan tidak menakutkan. Bila si mayit mampu menjawab pertanyaan dengan benar, kuburnya akan diperluas dan diberi cahaya. Malaikat Nakir menjadi pertanda kemuliaan akhirat bagi orang-orang beriman.
7. Malaikat Raqib
Tugas Malaikat Raqib adalah mencatat seluruh amal baik yang dilakukan oleh manusia. Ia selalu berada di sisi kanan setiap orang tanpa pernah lengah. Kebaikan sekecil apapun, bahkan hanya senyum atau niat baik, akan tercatat olehnya. Catatan ini akan digunakan sebagai pertimbangan di hari penghitungan amal.
8. Malaikat Atid
Kebalikan dari Raqib, Malaikat Atid mencatat semua perbuatan buruk manusia. Ia berada di sisi kiri dan mencatat sekecil apapun dosa yang dilakukan, meskipun tidak diketahui orang lain. Amal buruk yang tertulis oleh Atid akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Kesadaran akan kehadirannya mendorong manusia untuk selalu berhati-hati dalam bertindak.
9. Malaikat Malik
Malik adalah penjaga neraka yang bertugas mengawasi siksa bagi orang-orang kafir dan durhaka. Ia digambarkan sebagai sosok yang sangat tegas dan tidak memiliki belas kasih terhadap penghuni neraka. Ia menjalankan tugasnya dengan disiplin tinggi, sebagaimana perintah Allah. Namanya disebut dalam Al-Qur'an sebagai pemimpin para malaikat penjaga neraka.
10. Malaikat Ridwan
Ridwan bertugas menjaga pintu surga dan menyambut para penghuni surga yang telah mendapat rahmat Allah. Ia dikenal sebagai malaikat yang penuh keramahan dan kelembutan. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang taat dan penuh amal baik selama hidup di dunia. Malaikat Ridwan akan menjadi pembuka gerbang kenikmatan abadi tersebut.
Advertisement
Karakteristik dan Sifat-Sifat Malaikat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4546775/original/061046100_1692679046-man-stands-front-giant-angel-s-wings.jpg)
Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya dan memiliki sifat-sifat mulia yang tidak dimiliki makhluk lainnya. Mereka tidak memiliki hawa nafsu, sehingga sepenuhnya tunduk dan patuh pada perintah Allah SWT. Karakteristik mereka mencerminkan kesucian, ketaatan mutlak, dan kesempurnaan dalam melaksanakan tugas-tugas ilahi.
1. Tidak Pernah Menyombongkan Diri
Meski memiliki kekuatan luar biasa dan kedudukan tinggi, malaikat tidak pernah sombong terhadap makhluk lain.
2. Selalu Patuh kepada Allah
Malaikat tidak pernah lalai atau menunda dalam menjalankan perintah Allah; mereka sangat takut melanggar-Nya.
3. Dimuliakan oleh Allah SWT
Mereka adalah makhluk suci yang memiliki posisi mulia di sisi Allah dan tidak pernah berbuat dosa.
4. Tidak Pernah Membantah Perintah Allah
Malaikat tidak berkata apa pun di hadapan Allah kecuali atas izin-Nya dan selalu tunduk pada segala ketetapan-Nya.
5. Tidak Durhaka
Malaikat tidak memiliki kehendak bebas seperti manusia; mereka tidak pernah membangkang perintah Ilahi.
6. Senantiasa Bertasbih dan Memuji Allah
Siang dan malam, tanpa henti, malaikat memuji dan menyucikan nama Allah SWT.
7. Tidak Suka Bau Anjing dan Patung
Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang terdapat patung atau anjing karena dianggap najis secara spiritual.
8. Tidak Makan dan Tidak Minum
Sebagai makhluk cahaya, malaikat tidak membutuhkan makanan atau minuman seperti manusia.
9. Mampu Berubah Wujud
Dengan izin Allah, malaikat dapat menyerupai manusia atau bentuk lain yang sesuai dengan tugasnya, seperti Jibril yang pernah hadir dalam wujud manusia di hadapan Nabi Muhammad SAW.
10. Tidak Berjenis Kelamin
Malaikat tidak memiliki jenis kelamin, tidak laki-laki maupun perempuan, karena diciptakan bukan untuk berkembang biak.
Peran Malaikat dalam Kehidupan Manusia
Malaikat memiliki peran penting dalam kehidupan manusia meskipun keberadaannya tidak terlihat. Setiap orang senantiasa didampingi oleh Malaikat Raqib dan Atid yang mencatat semua amal baik maupun buruk. Mereka mencatat setiap perkataan, perbuatan, bahkan niat tersembunyi yang dilakukan manusia sepanjang hidupnya. Kesadaran ini mengingatkan manusia untuk selalu menjaga ucapan dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mencatat amal, malaikat juga terlibat dalam berbagai tahapan hidup manusia. Malaikat meniupkan ruh ke dalam janin di dalam rahim, mencabut nyawa saat ajal tiba, serta bertanya di alam kubur. Di hari kiamat nanti, Malaikat Israfil akan meniup sangkakala sebagai tanda kebangkitan. Peran ini menunjukkan bahwa malaikat bukan hanya pengamat, tetapi juga pelaksana langsung perintah Allah atas hidup dan mati manusia.
Advertisement
Dalil Al-Quran dan Hadits tentang Malaikat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4976577/original/088007800_1729596768-nama-nama-malaikat.jpg)
Keimanan kepada malaikat merupakan rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap Muslim. Al-Qur’an dan hadits Nabi SAW menyebutkan berbagai penjelasan tentang keberadaan, tugas, dan keutamaan para malaikat. Meskipun tak terlihat oleh kasat mata, eksistensi mereka ditegaskan dalam banyak ayat dan sabda Rasulullah. Dengan memahami dalil-dalil ini, diharapkan umat Islam semakin yakin dan menjaga amal karena mengetahui bahwa setiap perbuatan selalu diawasi malaikat.
1. QS. Al-Baqarah: 97
Tentang Malaikat Jibril sebagai pembawa wahyu
عَرَب:
قُلْ مَن كَانَ عَدُوًّا لِّجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ ٱللَّهِ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ
Latin:
Qul man kāna ʿaduwwan lijibrīla fa-innahū nazzalahu ʿalā qalbika bi-idhnillāhi muṣaddiqal limā baina yadaihi wa hudanw wa bushrā lil-mu`minīn.
Terjemah:
Katakanlah, “Barang siapa menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al-Qur’an) ke dalam hatimu dengan izin Allah, membenarkan apa yang sebelumnya, menjadi petunjuk dan kabar gembira bagi orang-orang beriman.”
2. QS. An-Nisa: 136
Perintah iman kepada para malaikat
عَرَب:
يَا أَيُّهَا ٱلَّذِينَ آمَنُوا۟ آمِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَـٰبِ ٱلَّذِى نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَـٰبِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِن قَبْلُ ۚ وَمَن يَكْفُرْ بِٱللَّهِ وَمَلَـٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلْيَوْمِ ٱلْـَٔاخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَـٰلًۭا۬ بَعِيدًۭا
Latin:
Yā ayyuhallażīna āmanū āminū billāhi wa rasūlihī wal-kitābillażī nazzala ʿalā rasūlihī wal-kitābillażī anzala min qabl, wa man yakfur billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulihī wal-yaumil ākhir faqad ḍalla ḍalālan baʿīdā.
Terjemah:
Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta kepada kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya, dan kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh orang itu telah tersesat sejauh-jauhnya.
3. QS. Al-Infitar: 10–12
Malaikat pencatat amal
عَرَب:
وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ ﴿١٠﴾ كِرَامًا كَاتِبِينَ ﴿١١﴾ يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
Latin:
Wa inna 'alaikum laḥāfiẓīn (10) kirāman kātibīn (11) ya'lamūna mā taf‘alūn (12).
Terjemah:
Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi, mulia lagi mencatat, mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
4. QS. Fatir: 1
Malaikat sebagai utusan dan memiliki sayap
عَرَب:
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ جَاعِلِ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ رُسُلًۭا أُو۟لِىٓ أَجْنِحَةٍۢ مَّثْنَىٰ وَثُلَـٰثَ وَرُبَـٰعَ ۚ يَزِيدُ فِى ٱلْخَلْقِ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ
Latin:
Al-ḥamdu lillāhi fāṭiris-samāwāti wal-arḍi jāʿilil-malāikati rusulan ulī ajniḥatim maṡnā wa ṡulāṡa wa rubāʿ, yazīdu fil-khalqi mā yasya, innallāha ʿalā kulli syai`in qadīr.
Terjemah:
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
5. Hadits Shahih – HR. Bukhari no. 6
Tentang Jibril menemui Rasulullah SAW di bulan Ramadhan
عَرَب:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ
Latin:
Kāna Rasūlullāh ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam ajwadan-nās, wakāna ajwadu mā yakūnu fī Ramaḍāna ḥīna yalqāhu Jibrīl, wakāna yalqāhu fī kulli lailatim min Ramaḍāna fayudārisuhul-Qur’ān. Falarasūlullāh ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam ajwadu bil-khairi minal-rīḥil-mursalah.
Terjemah:
Rasulullah SAW adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau menjadi lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan ketika Malaikat Jibril menemuinya. Jibril menemuinya setiap malam selama Ramadhan dan mengajarkan Al-Qur’an kepadanya. Maka sungguh, Rasulullah SAW lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.
Hikmah dan Manfaat Mengimani Malaikat
Keimanan kepada malaikat adalah bagian penting dalam rukun iman yang membawa pengaruh besar dalam perilaku dan sikap seorang muslim. Pemahaman tentang adanya malaikat yang senantiasa mengawasi, mencatat, dan menjalankan perintah Allah membuat hati menjadi lebih berhati-hati dalam bertindak. Selain itu, keimanan ini juga menguatkan keyakinan terhadap keadilan dan kasih sayang Allah dalam setiap aspek kehidupan manusia. Berikut ini adalah beberapa hikmah dan manfaat dari beriman kepada malaikat:
Menumbuhkan Kesadaran akan Pengawasan Allah
Dengan meyakini adanya malaikat pencatat amal, seorang muslim akan lebih waspada dalam ucapan dan perbuatannya. Ia terdorong untuk memperbanyak amal baik dan meninggalkan dosa.
Memberikan Rasa Aman dan Tenang
Mengetahui bahwa Allah menugaskan malaikat untuk menjaga hamba-Nya memberikan rasa perlindungan. Hal ini memperkuat tawakal dan ketenangan hati dalam menghadapi kehidupan.
Menumbuhkan Rasa Syukur atas Rezeki
Keimanan kepada Malaikat Mikail yang bertugas membagi rezeki menjadikan seorang muslim lebih bersyukur. Ia memahami bahwa setiap nikmat berasal dari Allah melalui perantara para malaikat.
Mempersiapkan Diri Menghadapi Kematian dan Akhirat
Mengetahui tugas Malaikat Izrail, Munkar dan Nakir membuat seseorang lebih siap menghadapi kehidupan setelah mati. Ia terdorong untuk memperbaiki amal dan mempersiapkan bekal akhirat.
Meningkatkan Ibadah dan Ketakwaan
Keimanan terhadap jumlah malaikat yang tak terhingga menunjukkan keagungan Allah sebagai pencipta dan pengatur alam semesta. Kesadaran ini memicu semangat dalam beribadah dan memperkuat keimanan.
Advertisement
Cara Menumbuhkan Keimanan kepada Malaikat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4433582/original/003374600_1684488413-20230519135602__fpdl.in__high-angle-woman-holding-beads-meditating_23-2148847546_normal.jpg)
Keimanan kepada malaikat bukan hanya sekadar pengetahuan, tetapi juga harus diresapi dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semakin dalam pemahaman seseorang terhadap tugas dan peran para malaikat, semakin kuat pula rasa penghambaan dan ketaatannya kepada Allah SWT. Untuk itu, perlu ada usaha nyata agar keyakinan terhadap malaikat terus tumbuh dan tidak hanya menjadi teori dalam pelajaran agama. Berikut ini adalah beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan seorang muslim untuk memperkuat keimanan kepada malaikat:
Mempelajari Dalil-dalil tentang Malaikat
Membaca dan memahami ayat-ayat Al-Qur'an serta hadits yang membahas tentang malaikat akan memperluas wawasan keislaman. Pengetahuan ini menjadi fondasi utama dalam memperkuat keyakinan terhadap keberadaan dan tugas mereka.
Merenungkan Tugas Malaikat dalam Kehidupan
Dengan tadabbur atau perenungan, seseorang bisa lebih merasakan kehadiran malaikat dalam setiap fase hidup. Ini membantu menumbuhkan kesadaran spiritual dan memperbaiki hubungan dengan Allah.
Berhati-hati dalam Ucapan dan Perbuatan
Menyadari bahwa setiap kata dan tindakan dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid akan membuat seseorang lebih waspada. Ini mendorong untuk senantiasa berkata jujur dan berbuat baik.
Memperbanyak Zikir dan Tasbih
Malaikat dikenal sebagai makhluk yang tidak pernah lelah bertasbih kepada Allah. Dengan memperbanyak dzikir, seorang muslim meneladani kesucian dan ketaatan para malaikat.
Menjaga Kebersihan dan Kesucian
Malaikat menyukai tempat-tempat yang bersih dan suci, sehingga menjaga kebersihan menjadi bagian dari wujud cinta kepada malaikat. Hal ini juga mencerminkan adab dan akhlak seorang muslim sejati.
Menghindari Hal-hal yang Tidak Disukai Malaikat
Seperti memelihara anjing tanpa kebutuhan syar’i atau memajang patung di rumah, hal-hal ini dapat menghalangi malaikat masuk ke dalam rumah. Menghindarinya berarti menciptakan suasana yang lebih diridhai Allah dan disenangi malaikat.
People Also Ask
Apakah malaikat bisa dilihat oleh manusia?
Malaikat pada dasarnya tidak dapat dilihat oleh mata manusia biasa karena mereka diciptakan dari cahaya. Namun, atas izin Allah, malaikat dapat menampakkan diri dalam bentuk manusia seperti yang terjadi pada beberapa nabi dan rasul.
Berapa jumlah malaikat yang ada?
Jumlah malaikat sangatlah banyak dan hanya Allah yang mengetahui jumlah pastinya, mamun yang wajib diimani oleh umat Islam adalah 10 malaikat utama yang disebutkan dalam Al-Quran dan hadits shahih.
Apakah malaikat bisa berbuat salah?
Malaikat tidak pernah berbuat salah atau durhaka kepada Allah karena mereka diciptakan tanpa nafsu dan senantiasa patuh menjalankan perintah-Nya.
Bagaimana cara malaikat mencatat amal perbuatan manusia?
Malaikat Raqib dan Atid mencatat amal perbuatan manusia dengan cara yang hanya Allah ketahui. Yang pasti, setiap ucapan, perbuatan, dan niat manusia dicatat dengan teliti dan akurat.
Apakah malaikat memiliki kehendak bebas?
Malaikat tidak memiliki kehendak bebas seperti manusia dan jin. Mereka diciptakan untuk senantiasa patuh dan taat kepada Allah tanpa kemampuan untuk membangkang atau memilih jalan lain.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864020/original/002661400_1735004657-FOTO_RIZKA_NUR_LAILY_MUALLIFA.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326076/original/055221800_1756087215-swOBFK7zza.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860538/original/012031000_1557478700-IMG_20190307_174224_257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256567/original/079090900_1781161764-000_B6NZ2CC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450011/original/019812700_1782346256-000_B88L4BD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259234/original/092963300_1781492552-deniz_undav_selebrasi_jerman_curacao_ap_eric_gay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258639/original/042157800_1781395836-AP26164834638106-Vinicius.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258626/original/079452200_1781391485-000_B6Z46WN.jpg)