AM PM Adalah: Lengkap Pengertian dan Penggunaan yang Benar

Pelajari secara mendalam tentang apa itu PM, penggunaannya dalam sistem waktu 12 jam, serta perbedaannya dengan AM. Informasi lengkap di sini!

Diperbarui 08 Juni 2025, 11:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai istilah AM dan PM ketika berbicara tentang waktu. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya arti dari PM dan bagaimana penggunaannya yang tepat?

AM PM adalah singkatan dalam sistem waktu 12‑jam yang digunakan untuk membedakan periode pagi dan sore, sehingga membantu menentukan waktu secara tepat dalam aktivitas sehari-hari.

Melansir dari thesun.co.uk, AM berasal dari bahasa Latin ante meridiem yang berarti "sebelum tengah hari", sedangkan PM berasal dari post meridiem, artinya "setelah tengah hari". Sistem ini membagi hari menjadi dua siklus masing‑masing 12 jam.

Penggunaan AM PM populer di negara-negara berbahasa Inggris seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, meskipun beberapa masyarakat menganggapnya membingungkan, khususnya dalam penentuan tengah malam (midnight) dan tengah hari (noon).

Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang AM PM, mulai dari definisi, sejarah, hingga cara penggunaannya dalam sistem waktu 12 jam. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Minggu (8/6/2025).

Pengertian PM dalam Sistem Waktu

PM, singkatan dari post meridiem dalam bahasa Latin, menunjukkan periode waktu setelah tengah hari, yaitu mulai 12:00 tengah hari hingga menjelang tengah malam. Sistem 12‑jam menggunakan PM untuk menunjukkan rentang ini agar lebih mudah dipahami secara lisan dan visual, misalnya 3 PM berarti tiga jam setelah tengah hari, dilansir dari dictionary.com.

Pada jam analog, Penyebutan PM membantu mencegah kebingungan antara sore dan pagi, terutama pada kegiatan formal dan jadwal kerja.

Menurut Britannica, penggunaan PM diadopsi dalam sistem 12‑jam karena bersumber pada praktik pembagian waktu berdasarkan fenomena astronomi—matahari mencapai titik kulminasi pada siang (meridian), lalu memulai fase “post meridiem”.

Hal ini penting agar penjelasan waktu tidak ambigu, meski pada kenyataannya masih sering menimbulkan kesalahpahaman terkait penulisan angka 12 seperti 12 PM untuk tengah hari .

Penggunaan PM dalam sistem waktu 12 jam membantu membedakan waktu siang dan malam hari dengan lebih jelas. Misalnya, pukul 3:00 PM menunjukkan waktu sore hari, sedangkan 3:00 AM menunjukkan waktu dini hari. Sistem ini sangat membantu dalam komunikasi sehari-hari dan penjadwalan, terutama di negara-negara yang menggunakan format waktu 12 jam.

Sejarah Penggunaan AM dan PM

Sistem pembagian waktu menjadi AM dan PM memiliki sejarah panjang yang berakar pada peradaban kuno. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Mesir Kuno sekitar 1500 SM. Mereka menggunakan jam matahari atau sundial untuk mengukur waktu berdasarkan posisi bayangan yang jatuh pada permukaan sundial.

Sejarah sistem AM dan PM bermula dari peradaban Mesopotamia dan Mesir kuno—yang membagi siang dan malam masing-masing menjadi 12 bagian berdasarkan pergerakan matahari, kalender, dan pengamatan astronomi, dilansir dari britannica.com.

Kemudian melansir dari englishspeaking.org, salah satu bukti awal praktek ini ditemukan dari sundial dan water clock Mesir, yang kemudian diadopsi oleh bangsa Romawi, yang menetapkan penamaan ante meridiem dan post meridiem untuk membedakan fase waktu sebelum dan setelah tengah hari.

Pada abad ke-14 hingga ke-16, jam mekanik Eropa mulai menggunakan format 12‑jam ganda (double-XII), dimana terdapat dua rangkaian angka 1–12 dalam satu daycycle—ini menjadi cikal bakal AM dan PM. Seiring penyebaran penjajahan Inggris, sistem waktu ini menyebar ke koloni, menjadikannya umum di Amerika, Kanada, Australia, dan negara-negara berbahasa Inggris hingga saat ini.

Penggunaan istilah AM (Ante Meridiem) dan PM (Post Meridiem) sendiri mulai populer pada abad pertengahan di Eropa. Sistem ini kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia seiring dengan ekspansi kolonial Eropa dan standardisasi waktu global.

Cara Penggunaan PM dalam Sistem Waktu 12 Jam

Penggunaan PM dalam sistem waktu 12 jam cukup sederhana. Berikut adalah beberapa panduan dasar:

  • PM digunakan untuk menandai waktu dari pukul 12:00 siang hingga 11:59 malam.
  • Pukul 12:00 siang ditulis sebagai 12:00 PM.
  • Waktu dari pukul 1:00 siang hingga 11:59 malam ditulis dengan menambahkan PM di belakangnya. Contoh: 1:00 PM, 6:30 PM, 11:59 PM.
  • Tengah malam ditulis sebagai 12:00 AM, yang menandai awal hari baru.

Penting untuk diingat bahwa dalam sistem 12 jam, angka jam hanya berkisar dari 1 hingga 12. Setelah pukul 12:59 PM, waktu akan kembali ke angka 1, yaitu 1:00 PM.

Perbedaan Antara AM dan PM

Secara teknis, AM menandakan waktu antara 00:00 hingga 11:59—periode sebelum matahari mencapai puncak bahu di siang hari—sedangkan PM berlaku dari 12:00 hingga 23:59, periode setelah tengah hari hingga tengah malam.

Kesalahan umum sering terjadi pada penulisan 12:00 AM dan 12:00 PM—secara konvensional, 12:00 PM dipahami sebagai tengah hari, dan 12:00 AM sebagai tengah malam—meski secara literal hal tersebut tidak sepenuhnya akurat, dilansir dari flowingdata.com dan timeanddate.com.

Perbedaan utama lainnya adalah pada interpretasi rentang waktu: 6 AM jelas pagi, sementara 6 PM menunjukkan sore atau malam hari. Lanskap budaya juga memengaruhi penggunaan: sistem 12‑jam umum di Amerika dan Inggris, sedangkan negara dengan penggunaan militer, ilmiah, atau digital cenderung menggunakan sistem 24‑jam (military time) untuk menghindari salah pengertian.

Bagi pengguna, perbedaan ini penting dalam komunikasi jadwal. Misalnya, 7 AM berarti pagi hari, sedangkan 7 PM adalah malam—kesalahpahaman antara keduanya dapat menyebabkan dampak signifikan, seperti kelambatan pada jadwal atau konteks medis kritis. Maka, beberapa lembaga resmi bahkan menyarankan penggunaan istilah “midnight” dan “noon” ketimbang 12 AM atau 12 PM untuk mengurangi ambiguitas.

Memahami perbedaan antara AM dan PM sangat penting untuk menghindari kebingungan dalam membaca dan mengkomunikasikan waktu. Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya:

  • AM (Ante Meridiem) digunakan untuk periode waktu dari tengah malam hingga sebelum tengah hari (00:00 - 11:59).
  • PM (Post Meridiem) digunakan untuk periode waktu dari tengah hari hingga sebelum tengah malam berikutnya (12:00 - 23:59).
  • 12:00 AM menandakan tengah malam atau awal hari baru, sedangkan 12:00 PM menandakan tengah hari.
  • Waktu dari 1:00 AM hingga 11:59 AM termasuk dalam periode pagi hingga menjelang siang.
  • Waktu dari 1:00 PM hingga 11:59 PM mencakup periode siang, sore, dan malam hari.

Memahami perbedaan ini akan membantu Anda menghindari kesalahpahaman dalam penjadwalan dan komunikasi sehari-hari.

Konversi Waktu Antara Sistem 12 Jam dan 24 Jam

Meskipun sistem 12 jam dengan penggunaan AM dan PM cukup umum di beberapa negara, banyak negara lain yang menggunakan sistem 24 jam. Berikut adalah panduan singkat untuk mengkonversi waktu antara kedua sistem tersebut:

Dari sistem 12 jam ke sistem 24 jam:

  • Untuk waktu AM, tidak ada perubahan pada angka jam kecuali untuk 12:00 AM yang menjadi 00:00.
  • Untuk waktu PM, tambahkan 12 pada angka jam. Contoh: 3:00 PM menjadi 15:00.
  • 12:00 PM tetap ditulis sebagai 12:00 dalam sistem 24 jam.

Dari sistem 24 jam ke sistem 12 jam:

  • Untuk waktu 00:00 hingga 11:59, tidak ada perubahan pada angka jam, hanya tambahkan AM. 00:00 menjadi 12:00 AM.
  • Untuk waktu 12:00 hingga 23:59, kurangi 12 dari angka jam dan tambahkan PM. Contoh: 15:00 menjadi 3:00 PM.

Memahami cara konversi ini akan sangat membantu, terutama saat bepergian ke negara-negara yang menggunakan sistem waktu berbeda.

Penggunaan PM dalam Berbagai Konteks

Penggunaan PM tidak terbatas pada penunjukan waktu saja. Istilah ini juga digunakan dalam berbagai konteks lain, seperti:

  • Jadwal transportasi: Banyak jadwal kereta api, pesawat, dan bus menggunakan format AM/PM untuk menunjukkan waktu keberangkatan dan kedatangan.
  • Penjadwalan acara: Undangan pernikahan, rapat, atau acara sosial lainnya sering menggunakan format AM/PM untuk menentukan waktu mulai dan selesai.
  • Pengaturan alarm: Banyak aplikasi alarm di smartphone menggunakan sistem 12 jam dengan AM/PM.
  • Jam digital: Beberapa jam digital memiliki opsi untuk menampilkan waktu dalam format 12 jam dengan indikator AM/PM.

Dalam konteks-konteks tersebut, pemahaman yang tepat tentang penggunaan PM sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman atau keterlambatan.

Keuntungan dan Kerugian Sistem 12 Jam dengan AM/PM

Seperti halnya sistem waktu lainnya, penggunaan sistem 12 jam dengan AM/PM memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Keuntungan:

  • Lebih mudah dipahami oleh banyak orang, terutama di negara-negara yang terbiasa dengan sistem ini.
  • Membantu membedakan waktu siang dan malam dengan jelas.
  • Cocok untuk penggunaan sehari-hari dan komunikasi informal.

Kerugian:

  • Dapat menimbulkan kebingungan, terutama saat menentukan waktu tengah malam (12:00 AM) dan tengah hari (12:00 PM).
  • Kurang efisien untuk perhitungan waktu yang melibatkan periode lebih dari 12 jam.
  • Tidak universal, sehingga dapat menyebabkan kesalahpahaman dalam komunikasi internasional.

Memahami kelebihan dan kekurangan ini dapat membantu Anda memilih format waktu yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda.

Penggunaan PM di Berbagai Negara

Meskipun sistem 24 jam semakin populer di banyak negara, penggunaan sistem 12 jam dengan AM/PM masih cukup luas di beberapa bagian dunia. Berikut adalah beberapa negara yang umumnya menggunakan sistem ini:

  • Amerika Serikat dan Kanada
  • Inggris dan Irlandia
  • Australia dan Selandia Baru
  • India
  • Filipina
  • Beberapa negara di Afrika dan Asia Tenggara

Di negara-negara ini, penggunaan AM/PM sangat umum dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sistem 24 jam juga digunakan dalam konteks tertentu seperti militer atau transportasi.

Sementara itu, banyak negara Eropa, Amerika Latin, dan Asia lebih sering menggunakan sistem 24 jam. Namun, pemahaman tentang sistem 12 jam tetap penting, terutama dalam konteks internasional dan pariwisata.

Tips Menggunakan PM dengan Benar

Untuk menghindari kebingungan dan kesalahpahaman, berikut beberapa tips dalam menggunakan PM:

  • Selalu tulis AM atau PM dengan jelas saat menuliskan waktu dalam format 12 jam.
  • Hindari penggunaan 0:00 PM atau 24:00 PM, karena keduanya tidak ada dalam sistem 12 jam.
  • Saat menyebutkan tengah malam, lebih baik menggunakan frasa "tengah malam" daripada 12:00 AM untuk menghindari kebingungan.
  • Dalam konteks formal atau internasional, pertimbangkan untuk menggunakan sistem 24 jam untuk menghindari ambiguitas.
  • Saat mengatur alarm atau jadwal penting, selalu periksa dua kali apakah Anda telah memilih AM atau PM dengan benar.

 

Pertanyaan Seputar PM

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang penggunaan PM dalam sistem waktu:

Q: Apakah 12:00 PM itu siang atau malam? A: 12:00 PM adalah tengah hari atau siang hari.

Q: Bagaimana cara membedakan 12:00 AM dan 12:00 PM? A: 12:00 AM adalah tengah malam atau awal hari baru, sedangkan 12:00 PM adalah tengah hari.

Q: Apakah ada negara yang tidak menggunakan sistem AM/PM? A: Ya, banyak negara, terutama di Eropa dan Asia, lebih sering menggunakan sistem 24 jam.

Q: Bagaimana cara mengkonversi 7:00 PM ke sistem 24 jam? A: 7:00 PM dalam sistem 24 jam adalah 19:00.

Q: Mengapa kita masih menggunakan sistem 12 jam? A: Sistem 12 jam masih digunakan karena familiar bagi banyak orang dan mudah dipahami dalam konteks sehari-hari.