Sukses

Itang Yunasz, Leburkan Kesan Romantis dan Sporty di IFW 2015

Liputan6.com, Jakarta- Lama berkecimpung di dunia fesyen, desainer kenamaan asal Indonesia, Itang Yunasz kian terampil dalam melahirkan sebuah karya yang tak biasa. Turut menyemarakkan ajang Indonesia Fashion Wekk 2015 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 26 Februari 2015 hingga 1 Maret 2015 ini, Itang kali ini meleburkan nuansa sporty dan romantis dalam jajaran busana terbarunya yang bertajuk Moshaict by Itang Yunasz.

Pemilihan tema Spo Romantic atau kependekan dari Sporty Romantic ini memang terdengar unik dan membuat rasa penasaran bagi para pecinta karya teranyar dari Itang. Walaupun berbentuk busana muslim yang syar'i, namun kesan sport dan anak mudanya sangat kental terasa.

Permainan musik nan enerjik dan bersemangat membuka pagelaran busana pria yang memiliki nama asli Yusjirwan Yunasz ini. Lalu, secara perlahan mulailah muncul para model cantik dengan menggunakan busana elegan milik Itang. Permainan potongan busana seperti long dress, perpaduan antara dress dan celana bahan, outer dan masih banyak lagi. Bahan-bahan yang digunakan oleh Itang nampak nyaman untuk digunakan sehari-hari. Karena kali ini Itang menggunakan kombinasi bahan seperti flowing, scuba, dan waffle. Dimana nama-nama bahan tersebut menurut Itang tengah in di dunia fesyen. Tak hanya ketiga bahan itu saja, namun pria 56 tahun ini juga tak lupa untuk menggunakan bahan-bahan busana seperti jersey, chiffon, duchess dan satin silk.

Yang cukup membuat mata terpana adalah keputusan Itang untuk menggunakan printing stripe dan motif bunga. Dimana pemilihan tersebut sontak membuat karyanya semakin terlihat sempurna dan tak biasa. Deretan bunga yang cantik hadir dengan warna soft blue, sky blue, green emerald, dan dusty pink. Dimana, kesan romantis semakin terasa mendalam.

Bagaimana dengan sisi sporty-nya sendiri? Ya, untuk kesan sporty nampak pada busana, aksesoris, tulisan huruf serta angka yang digunakan oleh Itang. Dimana, seorang model nampak anggun dan sporty dengan menggunakan busana muslim dan topi tepat di atas kerudungnya. Sungguh perpaduan yang mengagumkan.

Untuk kerudung sendiri, Itang menggandeng nama Angel Lelga. Kerudung Angel Lelga yang cukup difavoritkan oleh para muslimah menjadi inspirasi tersendiri untuk Itang yunasz. Dengan menggunakan bahan scarf dan diikat seperti kerudung ala Turki, kesempurnaan rancangan Moshaict ala Itang Yunasz semakin terasa. (Cyn/Ars)