Sukses

Penggunaan Tangan atau Kaki Palsu Bantu Pemulihan Penyakit Lebih Cepat

Liputan6.com, Jakarta Prostetik dan ortotik adalah cabang ilmu kedokteran yang menjamin rehabilitasi fisik penyandang disabilitas.

Menurut para pakar, prostetik membantu banyak pasien, termasuk mereka yang lahir dengan disabilitas, atau pun kehilangan anggota tubuhnya karena kecelakaan, dan mereka yang harus menjalani amputasi karena penyakit seperti diabetes.

"Prostetik juga membantu dalam proses penyembuhan, kata dokter saat berbicara di acara yang diadakan untuk menandai hari pertama International Day of Prosthethics dan Orthotics," seperti dilansir dari Hindustan Times, Minggu (13/11/2022).

Acara tersebut diselenggarakan oleh departemen kedokteran fisik dan rehabilitasi (DPMR) dan tahun ini diadakan di King George's Medical University (KGMU), pada hari Sabtu lalu.

“Kami merawat lebih dari selusin pasien amputasi kaki diabetik setiap bulan. Dalam beberapa kasus, kami menyediakan pasien dengan kaki palsu atau kaki lunak untuk mendukung penyembuhan cepat,” kata Shagun Singh, penanggung jawab lokakarya di DPMR.

“Selain mereka yang lahir dengan kelainan bentuk anggota tubuh atau mereka yang kehilangan anggota tubuh karena kecelakaan, pasien gangren, kanker tulang, nekrosis, penyakit iskemik (yang suplai pembuluh darahnya terhenti) juga dirawat oleh departemen kami,” tambah Singh.

Ia melanjutkan, “Karena kemajuan teknologi, telah terjadi perkembangan yang menakjubkan di bidang ini dalam dua dekade terakhir. Akibatnya, telah terjadi banyak perubahan dalam teknologi kaki palsu dan alat bantu untuk penyandang disabilitas. Beberapa jenis prostesis yang dioperasikan komputer, kosmetik, kaliper berteknologi tinggi sedang dibuat hari ini.”

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Robotika Akan Membantu Penyandang Disabilitas

Penggunaan robotika di bidang ini juga merupakan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang pasti akan melahirkan reformasi di masa mendatang. Itu akan membuat kehidupan penyandang disabilitas menjadi sederhana dan mudah, tambah Singh.

Sementara itu, profesor AK Gupta, ketua departemen, DPMR KGMU, mengatakan bahwa peran profesional prostetik dan ortotik telah merintis dan terpuji dalam memastikan rehabilitasi fisik dan sosial divyang.

3 dari 4 halaman

Peluang Bisnis Pakaian Adaptif untuk Difabel

CIONIC, perusahaan pakaian ramah disabilitas yang berbasis di San Francisco di balik Cionic Neural Sleeve yang inovatif, mengumumkan bahwa mereka telah menerima investasi sebesar $12,5 juta (Rp 190,7 miliar) dalam Series A financing.

Dilansir dari Forbes, Cionic didirikan pada tahun 2018 oleh inovator teknologi Jeremiah Robison, yang termotivasi oleh perjuangan putrinya yang masih kecil penyandang cerebral palsy. Cionic Neural Sleeve sangat berbeda dengan yang lain di pasaran saat ini.

4 dari 4 halaman

Keistimewaan Pakaian

Keistimeraannya ada di dalam pakaian legging yang menggunakan teknologi stimulasi listrik fungsional (FES). Jadi fungsi stimulasi listrik ini mendorong seseorang dengan stroke, cedera tulang belakang dan multiple sclerosis tetap dapat bergerak. 

Putaran pendanaan terbaru ini dipimpin oleh BlueRun Ventures, dengan partisipasi dari Caffeinated Capital, EPIC Ventures, JobsOhio Growth Capital Fund, dan LDV Capital dan memberikan kontribusi signifikan ke pot pendanaan sebesar $23 juta (Rp 350,9 miliar) yang telah dikumpulkan perusahaan hingga saat ini.

Teknologi yang dapat dioperasikan dengan smartphone ini sudah mendapat izin FDA sejak awal tahun 2022. Pendanaan ini diharapkan akan membantu perusahaan dalam mempercepat uji coba penelitian dan meningkatkan timnya dalam fungsi-fungsi penting seperti R&D, teknik, operasi, pemasaran, dan layanan pelanggan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.