Sukses

Ramadan Jadi Ajang Belajar Peduli bagi Penyandang Down Syndrome Asal Bantul Kidung Sariro

Liputan6.com, Jakarta Meski usianya baru menginjak 6 tahun, penyandang down syndrome asal Bantul, DI Yogyakarta, Kidung Sariro Ayu telah mengerti arti berbagi.

Selama Ramadan, kegiatan yang ia sukai adalah berbagi makanan ke orang-orang yang membutuhkan. Tak jarang ia turun langsung ke jalan didampingi orangtuanya untuk memberikan kotak demi kotak makanan.

Menurut sang ibu, Evi (44), Ramadan adalah momen yang tepat untuk mendidik buah hatinya dalam melakukan berbagai bentuk kebaikan. Walau sederhana, tapi nilai-nilai positif akan tertanam pada Kidung hingga beranjak dewasa.

“Kalau jumat biasanya hanya bawa 50 dus dengan menu nasi berbeda, sama bawa jajanan anak-anak buat diberikan pada anak-anak jalanan,” kata Evi mengutip keterangan pers D Stars Indonesia, Rabu (12/5/2021).

2 dari 4 halaman

Bukan Soal Menu

Nasi kotak yang diberikan secara rutin dinilai sederhana oleh Evi. Namun di balik itu, Kidung bahagia dapat berbagi pada sesama.

“Ya hanya menu sederhana, kadangkala nasi kuning, nasi gurih, lauk ayam dan telur atau opor ayam.”

Dengan berbagi, Evi yakin bahwa ia dapat menanamkan jiwa kepedulian, saling menghargai, dan memperkenalkan nilai kesetaraan pada buah hatinya.

“Intinya bukan soal menunya, kami menanamkan pada kidung untuk memiliki jiwa kepedulian dengan sesama agar lebih bisa menghargai orang lain tanpa memandang derajat dan pangkat.”

Selain itu, ada kebahagiaan tersendiri ketika melihat Kidung dengan gembiranya lari setelah memberikan nasi kotak itu, tambah Evi.

“Kebahagiaan tersendiri di saat melihat aura bahagianya Kidung setelah memberikan sedikit makanan. Dia selalu lari bahagia setelah memberikan makanan sambil bilang ‘kidung hebat, kidung pinter’ dan sambil tersenyum bahagia,” tutup Evi.

3 dari 4 halaman

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas

4 dari 4 halaman

Simak Video Berikut Ini