Sukses

250 Seniman dari Seluruh Dunia Berkolaborasi Seni untuk Anak Cerebral Palsy

Liputan6.com, Jakarta Lebih dari 250 seniman dari seluruh dunia membantu seorang anak laki-laki, Noah (12) dengan cerebral palsy untuk sebuah proyek seni.

Seniman dari Inggris, Kolombia, Italia, Spanyol, Prancis, Swedia, Jerman, AS, dan Australia semuanya ambil bagian dalam proyek ini.

Mengutip BBC, ayah Noah, Nathan Jones, awalnya memposting di Instagram, meminta para seniman untuk menyelesaikan gambar dan ia kewalahan dengan tanggapan warganet.

"Noah suka melukis. Dia sangat memperhatikan warna dan menciptakan semua latar belakangnya sendiri," katanya. Setiap kali mendapat lukisan baru di pos, Noah memiliki tugas menarik untuk membukanya untuk melihat apa yang seniman itu ciptakan. "Itu tentu membuatnya sibuk dan sangat bahagia."

Noah yang mengidap Cerebral Palsy (CP), epilepsi dan hidrosefalus, sangat menikmati saat-saat dirinya memegang kuas cat. Melihat anaknya yang bahagia, Nathan Jones, ayahnya Noah, membantu putranya memulai proyek pameran lukisan, yang keuntungan dari penjualannya akan disumbangkan ke Colchester & Ipswich Hospitals Charity.

Noah dan ayahnya berharap bisa memamerkan karya seni itu di rumah sakit. Tapi ternyata pameran itu berkembang terlalu besar sehingga semua lukisan akan dipamerkan di Galeri Seni Galeri Firstsite di Colchester, Inggris yang akan dilaksanakan pada musim gugur ini.

“Kami bangga telah ditawari kesempatan untuk menampilkan semua kolaborasi Noah. Ini hal yang besar bagi kami. Kami adalah pengunjung tetap Firstsite dan itu adalah tempat yang tepat bagi kami untuk memamerkan koleksi kami yang menakjubkan dan membawa sedikit kebahagiaan ke kota asal kami dan area sekitarnya," kata Nathan kepada gazette-news.co.uk.

 

2 dari 4 halaman

Hasil karya terbaik seniman jalanan

Pameran ini akan menampilkan karya-karya beberapa seniman jalanan paling terkemuka di dunia, ditambah anggota masyarakat dan sektor pelayanan khusus.

Menggunakan palet warna-warna cerah, Noah menciptakan bentuk abstrak yang berani dan percaya diri dan berkolaborasi dengan para seniman. Telah muncul nama-nama besar seperti Pez, My dog sighs, Anna Schellberg, the London Police, Pure Evil, Ange Bell, Heath Kane, bersama dengan komedian Phill Jupitus ikut ambil bagian.

Ada yang menambahkan gambar satwa liar, pahlawan super, karakter Lego, penghormatan kepada Old Masters, termasuk karya Ian Phenna tentang Johannes Vermeer’s Girl with a Pearl Earring dan penghormatan Matthew Dover untuk NHS dan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci.

Direktur Firstsite Sally Shaw mengatakan, “Kami semua benar-benar tersentuh oleh apa yang telah direncanakan oleh Noah dan keluarganya dan menurut saya Firstsite adalah tempat yang ideal untuk menampilkan lukisan kolaboratif ini dan menceritakan kisah inspiratif ini."

“Saya rasa orang-orang akan senang melihat pameran ini, karena tidak hanya memberikan platform kepada seniman lokal penyandang disabilitas tetapi juga sangat relatable (berhubungan), karena memperbaiki mood selama lockdown," kata Sally Shaw.

Salah seorang seniman dengan akun instagram @Jellyfirst mengatakan, ia dengan senang hati membantu Noah dalam royek seninya.

"Kamu mendapatnya! Ini adalah kolaborasi saya dengan teman saya, Noah alias @background_bob yang meminta saya dan artis lain untuk berkolaborasi dengan background lukisannya. Karena dia luar biasa, Noah sedang mengatur galeri untuk bangsal anak-anak rumah sakit tempat dia menghabiskan sebagian besar hidupnya," ujar Jelly dalam akun instagramnya.

“Proyek @background_bob juga menyatukan orang-orang, mendorong semua orang untuk menjadi kreatif, baik mereka mengidentifikasi diri sebagai seniman, pelukis, atau bukan," kata salah satu cuitan di twitter.

Setelah pameran ditutup, semua lukisan akan tersedia untuk dibeli melalui lelang online di eBay, membantu mengumpulkan dana untuk amal.

3 dari 4 halaman

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Berikut Ini: