Sukses

Dari Perawat hingga Aktris, 3 Perempuan Difabel Ini Jalani Profesi di Tengah Keterbatasan

Liputan6.com, Jakarta Stigma negatif tentang penyandang disabilitas tidak berlaku pada tiga perempuan difabel Andrea Dalzell, Tobi Green Adenowo, dan Tatiana Lee. Pasalnya, tiga perempuan ini dapat menjalani profesi masing-masing dengan baik di tengah keterbatasan.

Andrea Dalzell

Andrea adalah seorang perawat di New York City, dia telah merawat pasien COVID-19 selama pandemi. Kondisi neurologis yang disebut melintang myelitis yang disandangnya membuatnya menjadi pengguna kursi roda. Tetapi itu tidak menghentikannya untuk memberikan perawatan berkualitas tinggi kepada para pasien.

“Saya seorang perawat! Titik! Saya ditanyai tentang kemampuan saya setiap hari. Saya diberitahu bahwa saya tidak dapat memberikan perawatan seperti seorang perawat yang sehat karena disabilitas saya terlihat,” ujarnya mengutip Disability Horizons.

“Mereka berasumsi bahwa saya hanya mengambil tugas yang mudah. Saya di sini untuk memberi tahu Anda bahwa saya dapat melakukan bagian mana pun dari perawatan pasien. Saya bisa melakukan apa pun yang bisa perawat lain lakukan, saya hanya dalam posisi duduk."

2 dari 4 halaman

Tobi Green Adenowo

Tobi adalah penari dengan Osteogenesis Imperfecta asal Inggris. Disabilitas ini merupakan kelainan bawaan yang membuat tulang menjadi rapuh.

Osteogenesis imperfecta disebabkan gen yang rusak. Gen-gen ini memengaruhi pertumbuhan kolagen dan protein yang membantu menguatkan tulang.

Dia mulai menari di sekolah menengah pada usia 13 dan merupakan penari kursi roda pertama yang mengubah ketentuan ujian tari di Inggris sehingga siswa tari penyandang disabilitas dapat dinilai dengan adil.

Dia sempat tampil di MTV UK dan The Undateables, serta diwawancarai di acara radio 1XTRA BBC. Cita-citanya adalah menjadi presenter TV difabel berkulit hitam pertama di Inggris.

3 dari 4 halaman

Tatiana Lee

Tatiana adalah seorang aktris pemenang penghargaan, model internasional, dan aktivis inklusi dengan spina bifida. Kondisi tersebut membuat tulang belakangnya tidak berkembang sempurna sejak dilahirkan.

Dia aktif menyuarakan nilai inklusi di blog Hollywood dan saluran Youtube terkait, di mana dia mendokumentasikan upayanya untuk memperjuangkan hak-hak difabel di Hollywood.

Tatiana saat ini menjabat sebagai Associate Hollywood Inclusion untuk RespectAbility, sebuah organisasi nirlaba yang meruntuhkan stigma dan memajukan peluang bagi para penyandang disabilitas.

Tatiana adalah salah satu model iklan pertama Apple yang menampilkan penyandang disabilitas terkait penggunaan fitur dan produk yang dapat diakses. Dia juga membintangi Footloose, yang dinyatakan sebagai Film Kesadaran Inklusi Terbaik selama Disability Film Challenge pada 2018.

4 dari 4 halaman

Simak Video Berikut Ini: