Sukses

Pasar Kripto Diprediksi Statis dalam Beberapa Waktu ke Depan

Liputan6.com, Jakarta Pergerakan pasar kripto diprediksi masih statis selama beberapa waktu mendatang. Secara umum, dinamika pasar kripto belum menunjukan penguatan harga, lantaran belum ada sentimen kuat yang mampu mendongkrak nilai transaksi.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan sebagian besar investor masih belum terlalu optimistis terhadap pasar kripto, mengingat ancaman ketidakpastian makroekonomi yang masih membayangi. 

Alhasil pergerakan sejumlah aset kripto terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap belum mampu menyentuh level resistance-nya.

"Pelaku pasar sebenarnya belum all out di pasar kripto karena sentimen pasar belum membaik. Mereka tampaknya ragu meramaikan market, setelah melihat nilai indeks Nasdaq yang juga terjun," kata Afid dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (26/5/2022).

Afid mengingatkan ada tiga situasi makroekonomi yang saat ini membuat market kripto tertekan dan belum menunjukan bull run-nya. Tiga hal tersebut adalah inflasi tinggi di sejumlah negara, potensi resesi ekonomi dan kebijakan moneter hawkish The Fed.

"Menyikapi hal tersebut, investor akan bergerak menuju aset yang lebih aman. Namun, ada sedikit kecenderungan investor akan mengambil sikap akumulasi buy the dip yang mungkin bisa menopang laju kripto di jangka pendek," jelas Afid.

Di samping itu, Afid melihat saat ini cukup bagus untuk melakukan trading di altcoin daripada Bitcoin dan aset kripto besar lainnya. Menurut Afid, Altcoin sedang potensial untuk minggu ini, terlebih sudah ada yang mencapai kenaikan harga yang signifikan.

 

2 dari 2 halaman

Harga Bitcoin

Bitcoin (BTC) terus diperdagangkan dengan ketat dan masih berjuang untuk membuat terobosan yang menentukan di atas atau di bawah USD 30.000 atau sekitar Rp 438,7 juta.

Level support BTC kini berada di kisaran USD 27.500, yang telah menstabilkan aksi harga selama seminggu terakhir.

Pelaku pasar kini cenderung perlahan mengakumulasi altcoin, utamanya ADA dan DOT untuk memitigasi risiko BTC. Kemudian, Kava (KAVA) yang tumbuh 14,99 persen dalam 24 jam terakhir pada Rabu menjelang perilisan upgrade Kava 10.

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.