Sukses

Waspadai Sederet Efek Buruk Begadang Bagi Kecantikan Kulit

Liputan6.com, Jakarta - Begadang menjadi kebiasaan buruk bagi kesehatan yang kerap dilakukan banyak individu. Meski demikian, nyatanya hampir semua orang pernah begadang, baik karena alasan pekerjaan atau sekadar untuk bersenang-senang.

Dilansir dari Web MD, Selasa (3/1/2023), bahaya begadang tidak hanya memberi efek bagi kesehatan tubuh. Lebih dari itu, terdapat sejumlah efek begadang bagi kecantikan kulit wajah yang sebaiknya Anda waspadai.

Seperti yang telah diketahui, tidur adalah waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan regenerasi sel, termasuk sel kulit. Sebaliknya saat begadang, Anda tidak memberikan waktu cukup bagi tubuh untuk melakukan regenerasi sel dengan baik.

Hal inilah yang menyebabkan begadang berdampak buruk bagi kulit wajah. Selain itu, efek buruk begadang bagi kulit lainnya yaitu terganggunya tingkat pH kulit sehingga bisa bikin berkurangnya kelembaban alami kulit wajah.

National Sleep Foundation merekomendasikan jam tidur yang baik untuk orang dewasa setidaknya 7-9 jam tiap malam. Akan tetapi, tidak semua orang dapat melakukannya.

Sebuah studi yang dimuat dalam Royal Society Open Science mengungkapkan, akibat kurang tidur bagi wajah bisa membuat penampilan seseorang terlihat kurang menarik, kurang sehat, dan tampak mengantuk.

Berikut ini penjelasan mengenai sederet efek buruk begadang bagi kecantikan kulit, yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber:

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

1. Mata Panda

Terlalu banyak begadang membuat area bawah mata menghitam. Kondisi ini biasa disebut dengan mata panda. Selain itu, terlalu sering begadang membuat pembuluh darah di area bawah mata melebar karena kekurangan waktu beregenerasi.

Alhasil pelebaran ini akan meninggalkan rona kegelapan alias mata panda. Tak hanya membuat area bawah mata menjadi hitam, kebanyakan begadang juga membuat bawah mata menjadi sembab.

2. Penuaan Dini

Kebiasaan kurang tidur tiap malam hari akan membuat tampilan wajah Anda tampak lebih tua dari usia sesungguhnya. Pada saat tidur, tubuh akan memproduksi kolagen. Manfaat kolagen dapat mencegah tubuh dari tanda-tanda penuaan dini dengan cara menjaga kulit tetap kenyal dan kencang sekaligus menghalangi pembentukan kerutan pada wajah.

Nah, saat waktu tidur Anda terganggu, tubuh tidak dapat membentuk kolagen dalam jumlah yang cukup.

Sebuah studi menyebutkan bahwa perempuan yang tidur dengan cukup mengalami pemulihan fungsi lapisan kulit 30 persen lebih tinggi daripada orang yang kurang tidur.

3 dari 5 halaman

3. Wajah Kusam

Salah satu penyebab wajah kusam yang mungkin tidak Anda sadari adalah begadang. Pasalnya, saat Anda kurang tidur, proses regenerasi sel-sel kulit tidak berjalan dengan optimal.

Sedikitnya aliran darah pada wajah juga bisa bikin wajah terlihat kurang bercahaya, mengingat tidur sendiri bisa membantu memperlancar aliran darah. Selain wajah yang terlihat kusam, wajah juga bakalan terlihat tidak fresh karena terlihat lelah.

4. Timbul Jerawat di Wajah

Keseringan begadang juga dapat memicu timbulnya jerawat pada wajah. Bagi Anda yang sudah mengalami jerawat sebelumnya, kurang tidur bisa memperparah masalah kulit membandel satu ini.

Begitu pula apabila Anda merasa kelelahan akibat kurang tidur karena begadang. Studi yang dimuat dalam jurnal Acta Dermato Venereologica menyebutkan, kelelahan akibat begadang seringkali dikaitkan dengan kemunculan jerawat

Begadang ada kalanya akan dilakukan dengan alasan berbagai urusan penting. Saat terpaksa harus begadang, ada baiknya Anda melakukan sejumlah langkah untuk meminimalisir efek buruknya bagi kecantikan kulit.

Sejumlah cara yang bisa Anda lakukan antara lain dengan minum banyak air putih, melakukan perwatan kulit dengan baik dan benar, serta memperbaiki pola tidur.

4 dari 5 halaman

Kebiasaan Minum yang Bantu Tidur Lebih Nyenyak

Melansir dari Eat This Not That, Jumat (30/12/2022), berikut beberapa kebiasaan minum yang bantu tidur lebih nyenyak:

1. Kurangi Kafein di Sore Hari

Jika kamu seorang penikmat kopi atau membutuhkan perbaikan kafein harianmu. Kamu bisa menikmati secangkir kopi atau minuman berkafein lainnya di pagi hari. Menurut seorang penulis buku Finally Full, Finally Slim dan The Portion Teller Planuntuk, Lisa Young hal ini mampu meningkatkan kualitas tidur yang lebih nyenyak. 

"Pagi hari terdengar sedikit lebih awal, tetapi untuk kualitas tidur terbaik, yang terbaik adalah bebas kafein di sore dan malam hari," ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa terlalu banyak minum kopi menyebabkan orang-orang sering tebangun di malam hari untuk buang air kecil, sehingga hal tersebut sangat mengganggu untuk tidur lebih nyenyak.

2. Jangan Minum Air Putih Sebelum Tidur 

Pernahkah kamu terbangun di tengah malam untuk ke kamar mandi? Hal ini pasti sangat mengganggu, terutama ketika kamu mencoba untuk tidur nyenyak. Itulah mengapa Young merekomendasikan minum air, hanya sampai waktu tertentu. 

"Minum air sangat penting, tetapi jika kamu minum larut malam tepat sebelum tidur, kamu mungkin akan terbangun karena harus pergi ke kamar mandi," tuturnya.

"Hal ini dapat mengganggu kualitas tidur," sambungnya.

Untuk solusi terbaik, Young menyarankan untuk membatasi minuman, termasuk air putih, satu jam sebelum tidur.

5 dari 5 halaman

3. Minum Teh Chamomile

Jika kamu membutuhkan sesuatu untuk membuat kamu rileks, secangkir teh panas yang enak bisa membuat kualitas tidurmu lebih baik. Khususnya, teh chamomile.

"Teh ini sangat menenangkan dan dapat mempersiapkan kamu untuk tidur serta membantumu menjadi tenang dan mudah tidur," ucap Young.

4. Minum Jus Ceri

Jika kamu sedang ingin sesuatu yang sedikit lebih manis, menyeruput jus ceri akan membuatmu merasa puas dan berpotensi membantumu tidur lebih nyenyak.

"Jus ceri tart mengandung melatonin, yang dapat membantu mengatur ritme sirkadian kamu dan membuat kamu siap untuk tidur," ujar Young.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS