Sukses

Jelang Natal, Umat Kristiani Memasuki Minggu Adven Kedua Hari Ini

Liputan6.com, Jakarta Pada Minggu (4/12/2022), umat Kristiani memasuki Minggu Adven kedua atau dua minggu menjelang perayaan Natal. Melansir laman resmi Paroki Cikarang.org, Minggu Adven II memiliki arti kesetiaan dan cinta. 

Pada Minggu Adven II, umat Kristiani menyalakan lilin ungu kedua dalam lingkaran Adven. Melansir Learn Religion, lilin ungu kedua bernama Lilin Betlehem atau Lilin Persiapan (Lilin Iman), sebagai pengingat perjalanan Maria dan Yusuf ke Betlehem. 

Melansir Hallow, Paus Fransiskus mengatakan dan berharap seluruh umat Kristiani dapat membawa sukacita dan kedamaian di hati setiap orang.

"Semoga kita berada di dunia ini seberkas cahaya yang bersinar dari Betlehem, membawa sukacita dan kedamaian ke hati semua pria dan wanita", kata Paus Fransiskus mengutip Hallow.

Melansir Hallow, lilin kedua pada karangan bunga Adven melambangkan perdamaian. Seperti lilin pertama, warnanya juga ungu. Sering disebut "Lilin Betlehem," lilin Adven kedua mengingatkan kita pada perjalanan Maria dan Yusuf dari Nazaret ke Betlehem sebelum Maria melahirkan Yesus.

Membangun makna Lilin Nubuat, lilin kedua ini mengingat bahwa setelah semua perpecahan, kehancuran, dan penyebaran kerajaan dalam Perjanjian Lama, akhirnya ada kedamaian di Bumi dengan kehadiran Yesus dan begitu juga Kerajaan Damai-Nya.

Seperti yang kita baca dalam kutipan dari Paus Fransiskus, cahaya perdamaian ini bersinar dari Betlehem untuk seluruh dunia. Adven ini, menyalakan lilin kedua pada Minggu, 4 Desember 2022.

Melansir Paroki Cikarang.org, Lilin Betlehem memiliki arti bahwa Yesus Kristus Sang Juru Selamat akan lahir di dalam hati uamat Kristiani. Seperti ada tertulis dalam kitab nubuat Yesaya : Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya. Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan, dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan.

Tak hanya itu, perayaan Natal juga semakin terasa, saat beberapa tempat umum seperti Mall atau pusat perbelanjaan sudah menghiasi bangunannya dengan tema berbau Natal.  Hiasan tersebut berupa pohon Natal, patung dari sterofoam berbentuk Santa Claus, kado-kado, hingga lagu-lagu Natal. 

Simak artikel berikut untuk mengetahui lebih lanjut tentang Minggu Adven Kedua:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Bacaan Injil Minggu Adven II

Bacaan Injil Minggu Adven II dari Injil Matius 3:1-12 : Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat, melansir Alkitab.Sabda.com:

3:1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: 3:2 "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" 3:3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya." 3:4 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. 3:5 Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. 3:6 Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. 3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? 3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. 3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! 3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. 3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. 3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."

3 dari 4 halaman

Renungan Injil Matius 3:1-12

Renungan dari Injil Matius 3:1-12, melansir Paroki Jetis.com mengutip Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia:

Harapan masa depan yang cerah merupakan sesuatu yang dirindukan semua orang. Nabi Yesaya dalam nubuat kenabiannya menegaskan, harapan itu pasti dan sedang terjadi. Akan muncul “tunggul Isai” yang akan memberikan rahmat penebusan kepada banyak orang yang percaya karena mereka akan menerima karunia Roh bukan hal-hal duniawi. Roh Tuhan akan ada pada mereka dengan segala karunianya.

Apa yang diserukan Yesaya juga dinyatakan oleh Yohanes Pembaptis: la yang aku wartakan akan membaptis kamu dengan Roh Kudus. Kita sudah menerima Kristus. Juga, Roh Kudus sudah dicurahkan atas kita. Namun, masa depan yang cerah tidak ditentukan oleh apa yang kita terima, tetapi oleh apa yang kita jalani. Kita akan dihakimi seturut kekayaan rahmat yang kita terima. Banyak yang kita terima, lebih banyak pula yang akan dituntut dari kita.

Kekayaan terbesar, yakni Roh Kudus dan Penebusan Kristus sudah kita terima. Kita dituntut hidup di bawah bimbingan Roh Kudus, dan berusaha kudus sama seperti Allah Kudus adanya. Bisakah kita menjadi kudus? Banyak santo/santa berasal dari kalangan umat biasa, awam sederhana, yang menjadi teladan kekudusan bagi kita. Mereka menjadi kudus bukan karena melakukan pekerjaan besar dan luar biasa, tetapi justru karena tekun dan setia dalam pekerjaan kecil dan sederhana.

Mereka hidup dengan jujur, penuh cinta kasih, setia mengikuti Ekaristi, bertekun dalam doa, menerima sakramen-sakramen, dan terlibat dalam karya amal kasih. Mereka setia melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil dengan cinta yang besar dan tanpa menuntut balas budi. Kita semua punya potensi untuk menjadi kudus, karena Roh Kudus sendiri tinggal di dalam diri dan hidup kita.

Ya Bapa, terangilah hati dan budi kami untuk menjadi berkat bagi sesama. Amin.

 

4 dari 4 halaman

Doa Minggu Adven

Doa untuk Menyalakan Lilin Karangan Bunga Adven, melansir Jesuit Resource.org (Xavier.edu):

Minggu Pertama

Allah yang maha kuasa, tingkatkan kekuatan kehendak kita untuk berbuat baik agar Kristus dapat menemukan sambutan yang bersemangat pada kedatangan-Nya dan memanggil kita ke sisi-Nya dalam kerajaan surga, di mana Dia tinggal dan memerintah bersama Anda dan Roh Kudus satu Allah, selama-lamanya.

Amin.

Minggu Kedua

Tuhan yang berkuasa dan rahmat membuka hati kita untuk menyambut. Singkirkan hal-hal yang menghalangi kita untuk menerima Kristus dengan sukacita sehingga kita dapat berbagi hikmat-Nya dan menjadi satu dengan-Nya ketika Dia datang dalam kemuliaan, karena Dia hidup dan memerintah bersama Anda dan Roh Kudus, satu Allah, selama-lamanya.

Amin.

Minggu Ketiga

Tuhan Allah, semoga kami, umat Anda, yang menantikan hari ulang tahun Kristus mengalami sukacita keselamatan dan merayakan pesta itu dengan kasih dan ucapan syukur. Kita meminta ini melalui Kristus, Tuhan kita.

Amin.

Minggu Keempat

Tuhan yang maha kuasa, Firman kekal Anda mengambil daging di bumi kita ketika Perawan Maria menempatkan hidupnya untuk melayani rencana Anda. Angkatlah pikiran kita dengan harapan yang waspada untuk mendengar suara yang mengumumkan kemuliaan-Nya dan bukalah pikiran kita untuk menerima Roh yang mempersiapkan kita bagi kedatangan-Nya. Kita meminta ini melalui Kristus, Tuhan kita.

Amin.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS