Sukses

Lahirkan 69 Anak, Ini Ibu Paling Produktif di Dunia

Liputan6.com, Jakarta Menjadi seorang ibu merupakan hal yang paling membahagiakan bagi wanita. Anak juga merupakan anugerah. Banyak anak, banyak rezeki. Sebagian orang di Indonesia masih percaya dengan hal itu. Tampaknya, prinsip semacam ini tak hanya berlaku di dalam negeri. Sebab, ada sejumlah orang yang punya banyak anak, hingga puluhan orang jumlahnya.

Memiliki anak tentu menjadi hal yang diinginkan banyak orang. Tak hanya sebagai anugerah, memiliki anak tentu membuat keluarga menjadi lebih harmonis dan berwarna. Namun bagaimana jika seorang wanita memiliki 69 anak?

Berdasarkan sejarah yang ada, pada abad ke-18, ada seorang wanita bernama Valentina Vassilyeva memegang rekor Guinness World karena melahirkan anak terbanyak, seperti yang Liputan6.com lansir dari Brightside, Selasa (26/3/2019).

Valentina adalah istri pertama dari seorang petani bernama Feodor Vassilyev dari Shuya, Rusia. Keluarga tersebut hidup di tahun 1707-1782. Valentina meninggal saat ia berusia 76 tahun, dan memiliki keturunan yang berjumlah 69 orang, dan 2 di antaranya meninggal saat masih bayi.

2 dari 4 halaman

Menjadi Ibu Paling Produktif yang Pernah Ada

Menurut Rekor Guinnes World, Valentina diklaim sebagai "wanita paling produktif" yang pernah ada. Ia telah menjalani proses kelahiran sebanyak 27 kali, 16 di antaranya adalah anak kembar dua, 7 di antaranya kembar tiga, dan 4 di antaranya kembar empat.

Jika dihitung masa kesuburannya, diperkirakan Valentina bereproduksi sekitar tahun 1725-1765, di mana artinya selama 40 tahun itu ia telah melakukan 27 proses melahirkan.

Kalian pasti tahu bahwa rata-rata kehamilan membutuhkan waktu 40 minggu. Namun, semakin banyak anak yang dimiliki di dalam kandungan, maka besar kemungkinan persalinan akan datang lebih awal. Valentina memiliki kehamilan 37 minggu dengan anak kembar dua, kehamilan 32 minggu dengan anak kembar tiga, dan kehamilan 30 minggu dengan anak kembar empat.

Jika kamu menambahkan semuanya, maka jumlahnya akan menjadi 936 minggu. Jika 1 tahun terdiri dari 52 minggu, maka 936 minggu sama dengan 18 tahun. Jadi, Valentina harus menghabiskan 18 tahun hidupnya untuk mengandung. Sementara secara teori, Valentina punya cukup waktu untuk mengandung semua bayinya.

3 dari 4 halaman

Fakta Menarik dari Kehamilan Valentina

- Pertama, kehamilan dan persalinan adalah hal yang menantang bagi tubuh wanita. Ketika kehamilan terjadi satu per satu kurang dari 18 bulan, risiko mengalami komplikasi akan meningkat baik untuk ibu dan bayinya.

Tubuh wanita tidak punya waktu untuk pulih dari semua perubahan yang terjadi saat kehamilan sebelumnya dan tidak dapat mengembalikan semua nutrisi yang hilang. Benar-benar tidak terbayangkan melahirkan 27 kali tanpa punya waktu untuk istirahat.

- Kedua, para ilmuwan ragu bahwa banyak anak serta ibu bisa bertahan, bahkan dengan kemajuan obat-obatan saat ini. Terlebih lagi di pedesaan Rusia pada abad ke-18. Kehamilan memiliki risiko yang besar, ditambah fakta bahwa mereka adalah petani dan harus bekerja serta merawat anak-anak di saat yang sama. Selain itu, bagaimana dengan makanan dan pakaian?

4 dari 4 halaman

Sempat Dianggap Bukan Kisah Nyata

Para ilmuan saja merasa ragu, apalagi kita. Namun ternyata ada fakta sejarah yang mendukung kisah Valentina ini. Ada daftar yang dikirim oleh biara Nikolskiy ke Moskow pada 27 Februari 1782, yang membuktikan Feodor Vassilyev memiliki 82 anak yang masih hidup pada saat itu, dari 2 pernikahan. I

stri keduanya "menghadiahkan" kepadanya 18 anak: 12 kembar dan 6 anak kembar tiga. Data dari daftar ini diterbitkan pada tahun 1834 di Panorama Saint-Petersburg.

Pada 1783, The Gentleman’s Magazine menerbitkan sebuah artikel yang menyertakan daftar mengenai kasus ini. Penulis daftar mengatakan bahwa "kesuburan yang luar biasa" dapat berasal dari "lelaki itu sendiri, atau perempuan itu, atau keduanya".

Dalam kasus ini mungkin bahwa alasannya adalah Feodor, sebagaimana hal itu diulangi dengan istri keduanya yang memilik 69 anak.