Liputan6.com, Jakarta - Setiap tahun, Bumi mengalami berbagai fenomena astronomi yang menarik untuk diamati. Salah satunya yaitu aphelion. Fenomena ini merupakan sebuah peristiwa ketika Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari dalam orbitnya. Fenomena ini terjadi setiap tahun dan memiliki karakteristik serta dampak yang perlu dipahami.
Dilansir dari berbagai sumber, orbit bumi tidak berbentuk lingkaran sempurna, melainkan elips. Hal ini menyebabkan jarak antara Bumi dan Matahari bervariasi sepanjang tahun. Aphelion terjadi sekitar awal Juli setiap tahun, biasanya sekitar dua minggu setelah titik balik matahari (solstis) Juni di belahan bumi utara. Saat inilah Bumi mencapai jarak maksimumnya dari Matahari.
Advertisement
Ketika aphelion terjadi, jarak Bumi dari Matahari mencapai sekitar 152 juta kilometer. Jarak ini memang lebih jauh dibandingkan jarak rata-rata Bumi ke Matahari, yaitu sekitar 149,6 juta kilometer. Meskipun terdapat perbedaan, selisihnya relatif kecil, hanya sekitar 3 persen. Perbedaan ini tidak signifikan dalam memengaruhi suhu atau cuaca di Bumi secara drastis.
Dampak Aphelion pada Bumi
Meskipun Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari saat aphelion, perubahan musim di Bumi tidak disebabkan oleh fenomena ini. Faktor utama yang memengaruhi perubahan musim adalah kemiringan sumbu rotasi Bumi terhadap bidang orbitnya. Kemiringan inilah yang menyebabkan perbedaan sudut datang sinar Matahari ke berbagai wilayah di Bumi sepanjang tahun.
Oleh karena itu, meskipun jarak Bumi ke Matahari lebih jauh saat aphelion, dampaknya terhadap suhu permukaan Bumi sangat minimal. Fenomena ini tidak menyebabkan musim dingin atau perubahan cuaca ekstrem. Faktor-faktor klimatologi dan iklim lainnya, seperti pola angin, arus laut, dan tutupan lahan, jauh lebih berpengaruh terhadap suhu dan cuaca di Bumi.
Saat aphelion terjadi, diameter tampak Matahari akan terlihat sedikit lebih kecil, sekitar 1,68 persen lebih kecil. Namun, perbedaan ini sangat kecil dan sulit untuk diamati secara kasat mata. Dampaknya pun tidak signifikan terhadap kehidupan di Bumi.
Aphelion: Fenomena Alamiah yang Tidak Berbahaya
Secara keseluruhan, aphelion adalah fenomena alamiah yang terjadi setiap tahun. Fenomena ini tidak perlu dikhawatirkan karena tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap kehidupan di Bumi. Perubahan musim dan cuaca lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti kemiringan sumbu rotasi Bumi dan kondisi iklim regional.
Penting untuk memahami bahwa aphelion hanyalah salah satu dari sekian banyak fenomena astronomi yang terjadi di alam semesta. Dengan memahami fenomena-fenomena ini, kita dapat lebih menghargai keindahan dan kompleksitas alam semesta serta posisi Bumi di dalamnya.
Jadi, jangan khawatir jika Anda mendengar tentang fenomena aphelion. Ini adalah kejadian alamiah yang rutin terjadi dan tidak akan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Tetaplah menikmati indahnya alam semesta dan pelajari lebih banyak tentang berbagai fenomena astronomi lainnya.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/174/original/037183100_1563269409-20190716_162639.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2398705/original/047105700_1541147174-Kota-Seoul5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)