Sukses

OJK Bagikan Tips Kenali Ciri Penipuan Kurban Online Jelang Idul Adha

Menjelang Idul Adha, OJK mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai aksi penipuan kurban online. Simak tips berikut biar tak jadi korban.

Liputan6.com, Jakarta - Momentum perayaan hari besar seringkali dimanfaatkan oleh para oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan. Salah satunya adalah Hari Raya Idul Adha dengan memanfaatkan momentum kurban.

Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap modus penipuan kurban menjelang Idul Adha.

“Menjelang Idul Adha banyak tawaran kurban secara online. Walau tergolong praktis, namun juga rentan terhadap penipuan,” kata pihak OJK dalam keterangan resminya, Rabu (12/6/2024).

Dalam rangka menghindari penipuan, OJK membagikan sejumlah tips bagi masyarakat untuk mengenali modus penipuan kurban online.

Pertama, jangan langsung tergiur karena pelaku umumnya memasang tarif atau harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga normal di pasaran. Kemudian, ciri yang perlu diwaspadai adalah badan penyalur kurban tidak terdaftar ataupun berizin resmi. Penting bagi masyarakat untuk mengecek legalitas atau surat izin operasional badan penyalur.

Ciri berikutnya adalah nomor rekening yang digunakan tidak sama dengan identitas badan penyalur kurban.

Lalu, masyarakat juga perlu berhati-hati dengan modus meminta data pribadi seperti kode OTP (One Time Password) atau PIN. Terakhir, waspada jika tidak tersedia dokumentasi, baik berupa foto atau video saat proses pemilihan, penyembelihan, dan penyaluran kurban.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini