Sukses

Hoaks Seputar Israel Masih Beredar, Berikut Daftar Terkininya

Agar tidak menjadi korban hoaks seputar Israel, simak kumpulannya dalam daftar berikut ini.

Liputan6.com, Jakarta- Hoaks seputar Israel terus berkembang dan beredar di media sosial, kondisi ini menuntut kita untuk lebih jeli ketika mendapat informasi dan mempercayainya. Pasalnya, informasi bohong ini bisa menggiring persepsi yang salah.

Agar tidak menjadi korban hoaks seputar Israel, simak kumpulannya dalam daftar berikut ini.

Dosen UIN Antasari Imbau Tak Beli Kurma dari Israel

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Dosen UIN Antasari imbau tak beli kurma dari Israel, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 9 Maret 2024.

Klaim Dosen UIN Antasari imbau tak beli kurma dari Israel berupa tulisan sebagai berikut.

"⚠ Jangan DibeliMERK KURMA INI

Dr. Anang Saifuddin, MA Dosen UIN Antasarih Bjm

Inilah Daftar Merk Kurma Import Asal Israel, Negara Ini Membunuh Kaum Muslimin :

Sehubungan Dengan Persiapan Untuk Romadhon, Harap Di Perhatikan Dengan Seksama Agar JANGAN BELI KURMA Dari Israeli, Yang Di Jual Dengan Nama-Nama Merk Sbb:

1.Bomaja

2.Carmel Agrexco

3.Delilah

4.Desert Diamond

5.Hadiklaim

6.Jordan Plains

7.Jordan River

8.King Solomon

9.Paradise Dates

10.Rapunzel

11.Red Sea

12.Royal Treasure

13.Shams

14.Tamara

BANTU SEBARKAN...

Syukron"

Benarkah klaim Dosen UIN Antasari imbau tak beli kurma dari Israel? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

McDonalds Tempelkan Pengumuman Pelanggan Terkait Dukungan pada Israel

Beredar di media sosial postingan McDonalds menempelkan pengumuman pada pelanggan bahwa mereka mendukung Israel dan tidak peduli dengan kondisi Palestina. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 Maret 2024.

Dalam postingannya terdapat foto outlet McDonalds yang dinding kacanya diberikan tulisan sebagai berikut:

"Upwards of 30.000 civillians have been murdered so far, during the genocide in Gaza. Congratulations to the IDF!

We are proud to say that McDonalds supplies the Israeli military with free meals, especially while the rest of Gaza starves. We simply do not care. Thank you for your custom"

Atau dalam Bahasa Indonesia

"Lebih dari 30.000 warga sipil telah dibunuh sejauh ini, selama genosida di Gaza. Selamat kepada IDF!

Kami bangga mengatakan bahwa McDonalds memasok makanan gratis kepada militer Israel, terutama ketika wilayah Gaza lainnya kelaparan. Kami tidak peduli. Terima kasih atas kebiasaanmu"

Akun itu menambahkan narasi "Pemberitahuan Pelanggan dari McDonald's#BoikotMcDonald"

Lalu benarkah postingan McDonalds menempelkan pengumuman pada pelanggan bahwa mereka mendukung Israel dan tidak peduli dengan kondisi Palestina? Simak hasil penelusurannya di sini.....

3 dari 4 halaman

Video Menhan Israel Menangis Akibat Putrinya Diculik Hamas

Beredar di media sosial postingan video yang diklaim Menteri Pertahanan Israel menangis karena putrinya ditangkap Hamas. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 17 Oktober 2023.

Dalam postingannya terdapat video seorang laki-laki sedang menangis ketika diwawancara di televisi. Postingan itu disertai narasi:

"Menteri Pertahanan Israel ini menangis seperti wanita karena Hamas menangkap putrinya dan dia wajib militer di Tentara Pertahanan Israel. Dialah yang membunuh dan membunuh ribuan wanita dan anak-anak, menghancurkan rumah-rumah di atas kepala mereka, dan bahkan memerintahkan pembunuhan. memutus aliran air, listrik, dan makanan bagi 2 juta warga Palestina."

Lalu benarkah postingan video yang diklaim Menteri Pertahanan Israel menangis karena putrinya ditangkap Hamas? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini.....

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini