Sukses

Hoaks Terkait KIPI Bikin Masyarakat Takut Divaksin Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) vaksin covid-19 ternyata menjadi salah satu penyebab masyarakat enggan divaksin. Hal ini disampaikan oleh vaksinator dari Yanmed Satkes Denma Markas Besar TNI Jakarta, dr. Fitriani Hapsari.

Bahkan di Jakarta, Fitria menjelaskan masih terdapat masyarakat yang tak mau divaksin covid-19. Mereka percaya dengan hoaks yang menyebut vaksin covid-19 menimbulkan efek samping berbahaya.

Menariknya tak sedikit masyarakat yang akhirnya memutuskan batal divaksin meski telah tiba di lokasi vaksinasi. Selain itu banyak juga yang percaya hoaks vaksin covid-19 merek tertentu punya efek samping yang lebih berbahaya ketimbang merek lainnya.

"KIPI itu yang terberat adalah kasus kematian. Tanggung jawab saya menjelaskan bahwa kematian setelah KIPI bukan karena vaksinnya tapi karena penyakit penyertanya," ujar Fitria seperti dilansir Antara.

"Gejala ikutan pascavaksinasi itu tak selalu sama, tergantung tubuh masing-masing. Semua vaksin yang sudah diedarkan oleh pemerintah merupakan vaksin yang aman dan terjamin mutu serta khasiatnya."

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.