Sukses

Masyarakat Indonesia Disebut Mulai Aktif Lawan Hoaks Seputar Covid-19 di Media Sosial

Liputan6.com, Jakarta - Tingginya hoaks terkait vaksin covid-19 rupanya sudah dilawan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Founder dan Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Harry Sufehmi.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Kesehatan pernah menyebut hoaks sebagai salah satu kendala program vaksin covid-19. Banyak masyarakat yang tidak mau divaksin usai terpapar hoaks terkait vaksin itu.

Meski demikian hoaks terkait vaksin covid-19 mulai dilawan oleh masyarakat. Bahkan di beberapa daerah sentra vaksinasi dipenuhi masyarakat yang ingin segera mendapatkan vaksin covid-19.

"Sejak Desember 2020 masyarakat sudah mulai bangkit melawan hoaks covid-19 dan juga vaksin. Aktor hoaks di internet yang berusaha menyebar propaganda hoaks biasanya dikeroyok oleh netizen," ujar Harry dilansir Antara.

"Sekarang tingkat partisipasi masyarakat Indonesia terhadap vaksin juga tinggi. Masyarakat Indonesia juga berperan aktif melawan hoaks dengan kesadaran diri."

Berdasar survei Mafindo, ada 30 persen masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui hoaks terkait covid-19 maupun vaksinnya. Hal ini berbeda dengan awal-awal pandemi atau saat awal vaksin covid-19 ditemukan.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.