Sukses

Hoaks Masih Jadi Tantangan Sukseskan Program Vaksinasi COVID-19 di Pedalaman Sulbar

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana tugas Kelapa Dinas Komunikasi dan Informasi Sulawesi Barat (Sulbar), Mustari Mula menyebut, informasi palsu atau hoaks masih menjadi kendala dalam melaksanakan program vaksinasi COVID-19.

Bahkan, sebagian masyarakat di pedalaman masih ada yang terpengaruh hoaks tentang dampak dari vaksinasi COVID-19.

"Terutama awal-awal kita itu menangkal informasi yang hoaks dan ini justru yang banyak tersebar di masyarakat terutama informasi itu tersebar melalui media-media sosial, sebelum informasi yang benar tiba di tengah mereka," ungkap Mustari dikutip dari Antara, Rabu (24/11/2021). 

Namun, berkat kerja sama berbagai pemangku kepentingan, masyarakat sudah semakin paham akan manfaat dari program vaksinasi COVID-19.

Mustari menambahkan, kendala lain yang ditemukan yaitu lokasi desa yang cukup sulit dijangkau. Namun, para petugas dengan sigap menggunakan alat transportasi alternatif dipakai untuk membawa vaksin hingga mencapai lokasi vaksinasi.

Tantangan serupa juga diakui oleh Harif Fadhillah, yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Menurut Harif, tenaga kesehatan menggunakan berbagai moda transportasi untuk menjangkau wilayah terpencil seperti perahu untuk daerah kepulauan.

Tidak hanya kendala akses jalan, pemahaman warga tentang manfaat vaksinasi COVID-19 khususnya di daerah pedalaman dianggap masih minim. 

"Tantangan utama dalam vaksinasi ini adalah tentang sejauh mana pemahaman masyarakat dapat menerima vaksin dengan baik. Karena itu edukasi masyarakat bukan sekedar memberikan informasi tapi informasi itu akan dapat diinternalisasi kemudian dipahami dan untuk segera diikuti," kata Harif.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.