Sukses

Banyak Hoaks Seputar Vaksin Covid-19, Satgas Minta Masyarakat Jauhi Sumber Informasi yang Tak Kredibel

Liputan6.com, Jakarta - Satgas Covid-19 meminta masyarakat tidak gampang percaya dengan maraknya hoaks seputar vaksin covid-19 yang beredar belakangan ini. Pasalnya hoaks dapat mengganggu program vaksinasi covid-19 yang sedang dijalankan di seluruh dunia.

Imbauan Satgas Covid-19 keluar setelah banyaknya video hoaks terkait magnet yang menempel pada lengan orang yang sudah divaksin. Cek Fakta Liputan6.com juga pernah menulis artikel bantahan terkait hoaks tersebut di sini....

"Perlu diketahui bahwa vaksin tidak mengandung magnet. Koin bisa saja menempel di kulit karena adanya keringat yang diproduksi secara alami oleh kulit manusia dan gaya gesek lainnya. Sehingga menimbulkan gaya magnet," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Prof Wiku Adisasmito dilansir laman covid-19.go.id.

"Masyarakat harus selalu mencari fakta atas informasi dengan berlandaskan pada bukti-bukti ilmiah. Dan jauhi berita atau informasi yang sumbernya tidak kredibel," katanya menambahkan.

"Jika masyarakat menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sama saja dengan menyebar berita bohong. Dan tentunya menghambat upaya pemerintah dalam menangani pandemi di Indonesia."

#IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini