Sukses

Gandeng WHO, Facebook Luncurkan Kampanye Melawan Hoaks Covid-19 di Afrika

Liputan6.com, Jakarta - Facebook terus berupaya memerangi informasi palsu atau hoaks terkait virus corona Covid-19 dan vaksin di platformnya. 

Kali ini, Facebook bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan kampanye bertajuk 'Together Against Covid-19 Misinformation'.

Kampanye ini akan diluncurkan dalam bahasa Inggris dan Prancis di sejumlah negara Afrika. Di antaranya Afrika Selatan, Zimbabwe, Zambia, Uganda, Kenya, Rwanda, Nigeria, Senegal, Pantai Gading, dan DRC. Kampanye ini berisi serangkaian gambar dengan tips tentang cara mengenali berita palsu di platform Facebook.

Manajer Kebijakan Publik Facebook, Aida Ndiaye memastikan, dengan kampanye ini para pengguna mendapatkan informasi resmi terkait Covid-19 dan vaksin.

"Selama pandemi Covid-19 dan seterusnya, kami akan terus bekerja dengan pakar industri dan orang-orang di platform kami untuk memastikan, kami secara agresif menangani informasi yang salah," kata Aida, dikutip dari africanews.com, Senin (5/4/2021).

Sebagai bagian dari kampanye, Facebook juga akan meluncurkan situs facebook.com/combating-misinfo yang bisa diakses dengan mudah oleh pengguna.

"Kami juga memberikan langkah-langkah untuk memerangi berita palsu seputar peristiwa global seperti Covid-19, pemilu, dan perubahan iklim," tambah Aida Ndiaye.

 

2 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: