Sukses

Instagram Bantah Sarankan Informasi Palsu Seputar Covid-19 ke Pengguna

Liputan6.com, Jakarta - Instagram membantah tudingan bahwa platformnya menyarankan konten palsu seputar vaksin virus corona Covid-19 kepada pengguna.

Hal ini menjawab klaim dari Center for Countering Digital Hate. Lembaga nirlaba tersebut menemukan 104 postingan di Instagram yang "disarankan" berisi pernyataan yang salah atau menyesatkan seputar Covid-19.

Facebook sebagai perusahaan induk dari Instagram mengatakan bahwa temuan tersebut tidak mencerminkan perubahan terbaru untuk menindak misinformasi Covid-19.

"Kami telah fokus untuk menghubungkan orang-orang ke informasi yang kredibel, itulah sebabnya, ketika orang mencari konten yang terkait dengan Covid-19 dan vaksin di aplikasi kami, kami mengarahkan mereka ke organisasi kesehatan yang berwenang," kata Facebook dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari usatoday.com, Selasa (9/3/2021).

"Kami juga sedang mengerjakan peningkatan Penelusuran Instagram, untuk membuat akun yang mencegah vaksin lebih sulit ditemukan," sambung pernyataan tersebut.

Klaim palsu tentang vaksin telah beredar di platform media sosial selama bertahun-tahun dan memunculkan gerakan anti-vaksin.

Facebook mengumumkan pada Maret 2021 bahwa mereka menindak pernyataan palsu terkait Covid-19, vaksin Covid-19, dan vaksin secara umum di semua platformnya, termasuk Instagram.

Facebook juga memperingatkan bahwa grup, halaman, dan akun yang berulang kali membagikan kebohongan ini dapat dihapus.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerja sama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: