Sukses

Cek Fakta: Tidak Benar Tak Ada Stasiun Tv yang Memberitakan Banjir Jabar

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi yang mengkalim tidak ada stasiun Tv yang memberitakan banjir Jawa Barat.

klaim tidak ada stasiun Tv yang memberitakan banjir Jawa Barat diunggah akun Facebook Adi Sutrasno, pada 23 Februari 2021.

Unggahan tersebut menampilkan video sejumlah mobil terbawa arus air dan bangunan yang terendam.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Banjir gini klo di Jabar gak pernah masuk di berita TV atau gorengan para BuzzerRp......Beda klo kejadian di DKI, bisa siang malam mereka goreng sampai gosong sambil nangis guling2..."

Benarkah tidak ada stasiun Tv yang memberitakan banjir Jawa Barat? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

2 dari 5 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim tidak ada stasiun Tv yang memberitakan banjir Jawa Barat menggunakan Google Search dengan kata kunci 'banjir jawa barat'.

Penelusuran mengarah pada situs resmi Metro Tv  metrotvnews.com yang memuat video siaran langsung berjudul "Karawang Wilayah Terparah Terdampak Banjir di Jabar" pada 10 Februari 2021. Video tersebut mengulas tentang penanganan korban banjir di Jawa Barat dan khususnya di wilayah Karawang.

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim tidak ada stasiun Tv yang memberitakan banjir Jawa Barat

 

Video yang diunggah situs metrotvnews.com diberi keterangan sebagai berikut:

"Banjir menerjang beberapa daerah di Jawa Barat sejak hari Minggu 7 Februari 2021. Daerah paling parah terdampak banjir adalah Karawang yang hingga hari ini, Rabu (10/2/2021) arus banjir masih cukup deras."

Penelusuran juga mengarah pada situs resmi Kompas Tv kompas.tv yang memuat video berjudul "Pantauan Terkini Banjir yang Merendam Ratusan Rumah di Karawang" pada 10 Februari 2021.

Video tersebut menyiarkan berita tentang kondisi terkini banjir di Karawang, Jawa Barat dan proses penanganan masyarakat yang terdampak.

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim tidak ada stasiun Tv yang memberitakan banjir Jawa Barat

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"KARAWANG, KOMPAS.TV - Banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Cibe'et di Karawang, Jawa Barat, memutus akses jalan yang menghubungkan dua kecamatan.

Hari ini (10/2/2021) merupakan hari ketiga banjir yang merendam wilayah Kecamatan Teluk Jambe Barat dan Kecamatan Teluk Jambe Timur belum surut sepenuhnya. 

Banjir masih menggenangi rumah rumah warga di sejumlah desa, salah satunya di Desa Karang Ligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat dan Desa Sukamakmur Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang.

Banjir memutus akses jalan yang menguhubungkan antara dua desa itu. 

Jalan tidak bisa dilintasi jenis kendaraan apapun. Untuk kebutuhan suplai logistik dan aktivitas lainnya warga dibantu Tim SAR menuju lokasi desa menggunakan perahu karet."

 

Sumber :

https://www.metrotvnews.com/play/K5nC0P8p-karawang-wilayah-terparah-terdampak-banjir-di-jabar

 https://www.kompas.tv/article/145821/pantauan-terkini-banjir-yang-merendam-ratusan-rumah-di-karawang

3 dari 5 halaman

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim tidak ada stasiun Tv yang memberitakan banjir Jawa Barat  tidak benar.

Dari penelusuran menunjukan, sejumlah stasiun Tv terbukti melakukan siaran langsung di wilayah yang terdampak banjir di bagian Jawa Barat.

 

4 dari 5 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

5 dari 5 halaman

Simak Video Berikut