Sukses

Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ini Bangunan yang Dirusak Pendemo

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati foto yang diklaim bangunan yang dirusak pendemo.

Foto yang diklaim bangunan yang dirusak pendemo diunggah akun Facebook Happy Trisna, pada 12 Oktober 2020.

Foto yang diunggah merupakan tangkapan layar unggahan foto akun Facebook Forum Ali Antoni, foto yang diunggah memperlihatkan bukit-bukit berwarna coklat dan bergaris hijau, yang diberikan keterangan "inilah foto bangunan yang dirusak massa pendemo kemarin?".

Unggahan foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Miris, ya. Harusnya kalo demo itu yang damai. Masak demo sampe ngerusak alam gitu.

Itu demo apaan, yak?

Salah satu yang paling dikhawatirkan tentang UU Omnibus Law itu ya eksploitasi berlebihan sumber daya alam Indonesia atas nama penciptaan lapangan kerja.

Pengen aku niru ucapan si Ibu yang cantik itu.

"Kamu kenapa rusak negeriku? Kenapa ga rusak negerimu sendiri?" "

Benarkah klaim foto bangunan yang dirusak pendemo? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Foto yang diklaim bangunan yang dirusak pendemo tersebut sebelumnya pun telah ditelusuri Cek Fakta Liputan6.com atas klaim "foto kadrun ingin bikin gurun di Indonesia"dalam artikel berjudul "Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ini Kadrun Ingin Bikin Gurun di Indonesia" , dengan hasil kesimpulan tidak benar.

Meski sudah pernah ditelusuri, Cek Fakta Liputan6.com akan mengungkao fakta atas klaim foto bangunan yang dirusak pendemo, untuk mengungkap fakta yang sebenarnya pada foto tersebut penelusuran dilakukan dengan menggunakan Yandex.

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri  klaim foto bangunan yang dirusak pendemo

Penelusuran mengarah pada situs pinterest.nz, dalam situs tersebut terdapat foto yang identik dengan klaim.

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto bangunan yang dirusak pendemo

Foto tersebut disertai dengan keterangan sebagai berikut:

"Foto: Kerusakan Hutan Kalimantan Terkini Akibat Perkebunan Sawit"

Dalam situs pinterest.nz menyertakan tautan situs mongabay.co.id yang mengarah pada artikel "Foto: Kerusakan Hutan Kalimantan Terkini Akibat Ekspansi Perkebunan Sawit" yang dimuat, pada 9 Maret 2014.

Artikel situs mongabay.co.id tersebut memuat sejumlah foto karya Lili Rambe, foto– foto ini adalah kondisi terkini kerusakan hutan di Kalimantan Tengah hingga wilayah sebagian wilayah Kalimantan Timur.

Greenpeace mencatat dari pertengahan tahun 2009 hingga pertengahan tahun 2000 setidaknya 141.000 hektar hutan Kalimantan yang juga merupakan habitat orangutan telah musnah.

Hampir di seluruh wilayah Kalimantan Tengah terdapat populasi orangutan. Berdasarkan data Population and Habitat Viability Analysis (PHVA) terdapat lebih dari 31.300 orangutan (pongo pygmaeus) yang menghuni wilayah Kalimantan Tengah. Penyebab utama musnahnya hutan – hutan ini adalah perkebunan sawit.

Salah satu foto yang dimuat dalam artikel mongabay.co.id identik dengan foto yang diklaim foto yang dirusak pendemo.

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto bangunan yang dirusak pendemo

Dalam artikel mongabay.co.id, foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Habitat satwa dilindungi Indonesia kini berubah menjadi blok-blok tanam."

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim foto bangunan yang dirusak pendemo tidak benar.

Fakta sebenarnya dari foto tersebut adalah kondisi kerusakan hutan di Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Timur akibat perkebunan sawit.

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.