Sukses

[Cek Fakta] Klaim 'Jokowi Bersedia Mengundurkan Diri' Menggunakan Video Tahun 2014

Liputan6.com, Jakarta - Video tentang Jokowi mundur dari jabatan Gubernur DKI Jakarta kembali viral beberapa hari belakangan.

Video ini disebar oleh akun facebook Frabowo Sufianto pada 30 September 2019. Rekaman berdurasi 3 menit 15 detik itu dikaitkan dengan mundurnya Jokowi sebagai presiden.

Akun Frabowo Sufianto kemudian menambahkan narasi:

"Akhirnya, Jokowi bersedia mengundurkan diri.Gue harus siap2 nih 😎😎," tulis akun facebook Frabowo Sufianto.

Konten yang diunggah Frabowo Sufianto telah 38 ribu kali dibagikan dan mendapat 18 ribu komentar warganet.

 

2 dari 3 halaman

Penelusuran Fakta

Setelah ditelusuri video tersebut merupakan video ketika Jokowi menyatakan mengundurkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2014 lalu.

Fakta ini dikutip dari situs YoutTube KOMPAS TV. Berikut narasinya:

Pertanggungjawaban Jokowi selama 2 tahun memimpin Jakarta disampaikan dalam sidang Paripurna DPRD DKI.

Sebelumnya Jokowi sudah mengajukan surat pengunduran diri di depan anggota DPRD DKI. Pengunduran diri Jokowi akan ditanggapi dengan pandangan fraksi, sebelum akhirnya disetujui.

Selain itu, fakta lainnya juga bisa dilihat dari situs turnbackhoax.id dengan judul artikel [SALAH] “Akhirnya, Jokowi bersedia mengundurkan diri”.

Video dokumentasi tahun 2014. Diedarkan kembali untuk memancing premis pelintiran, terutama untuk yang tidak melihat video secara utuh (hanya membaca judul).

NARASI

“Akhirnya, Jokowi bersedia mengundurkan diri.Gue harus siap2 nih 😎😎”.

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

* SUMBER membagikan video dokumentasi tahun 2014.

* SUMBER menambahkan narasi untuk memancing premis pelintiran, spesifiknya di salah satu aspek 5W1H (When/Kapan). Biasa terjadi ke mereka yang tidak melihat video secara utuh karena hanya membaca judul.

 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Video tersebut tidak ada kaitannya dengan pengunduran diri Jokowi dari jabatan presiden.

Video itu merupakan video lama yang pernah dipublikasi pada Oktober 2014 lalu. Narasi yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cek Fakta Kesehatan: Sayuran Biang Keladi Munculnya Asam Urat?
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Pengalaman Nadiem Makarim Mematahkan Mitos NEM, IPK, dan Ranking?