Sukses

[Cek Fakta] Hoaks Ma'ruf Amin Sebut Jokowi Cucu Sunan Kalijaga

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kabar mengenai calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi yang merupakan keturunan Sunan Kalijaga viral di media sosial.

Kabar ini muncul dalam sebuah gambar tangkapan layar berita dari merdeka.com. Dalam gambar itu terdapat foto calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Gambar itu juga terdapat narasi yang mengarahkan Jokowi adalah cucu Sunan Kalijaga.

"Makruf Amin. jokowi pewaris indonesia krn beliau cucu sunan kali jaga," demikian narasi di dalam gambar tersebut.

Konten ini diunggah oleh akun facebook Hafiz Billah. Dia juga mengirimkan gambar tersebut ke grup facebook ā€ŽIslamic Cyber Community.

"Kalo cucu sunan kalijaga harusnya saya kenal yaiBukan sunan kalijaga kayaknya tapi #kalijodo," tulis Hafiz Billah.

Konten tersebut telah mendapat 17 komentar warganet dan satu kali dibagikan sejak diunggah pada 6 Januari 2019.

Selain akun Hafiz Billah, gambar tersebut juga diunggah oleh akun facebook Robi Akbar.

Dalam unggahannya, Robi Akbar menambahkan sebuah narasi.

"Wow.. Masa sih yai... šŸ˜…šŸ™ƒšŸ˜… Setau gua dia keturunan gendruwo šŸ˜¢šŸ¤’šŸ˜¢," tulis Robi Akbar.

Konten yang diunggah Robi Akbar pada 3 Januari 2018 itu telah 36 kali dibagikan dan mendapat 10 komentar dari warganet.

Ā 

2 dari 3 halaman

Fakta

Berdasarkan penelusuran, gambar tersebut tenyata merupakan hasil suntingan. Gambar itu berasalĀ sebuah berita yang sudah dipublikasikan situs merdeka.com pada Minggu 25 November. Berita tersebut berjudul 'Ma'ruf Amin: Jika Jokowi Menang Akan Kami Wariskan Negara yang Maju Ini'.

Dalam berita itu juga tidak terdapat narasi Ma'ruf Amin 'jokowi pewaris indonesia krn beliau cucu sunan kali jaga'. Berita tersebut berisi tentang keinginan Ma'ruf Amin yang akan mewariskan negara maju jika dia dan Jokowi terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2019.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku akan mewariskan negara maju jika dia dan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2019. Hal itu ia katakan dalam acara deklarasi para relawan Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf (Remaja) di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (25/11).

"InsyaAllah Jika kami dan Pak Joko Widodo terpilih. InsyaAllah maka akan kita wariskan Indonesia yang maju untuk kalian semua," kata Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan Jokowi telah meletakkan dasar pembangunan negara. Pembangunan itu ia anggap sebagai tonggak bagi Jokowi-Ma'ruf untuk maju ke 2019 serta bisa dilanjutkan secara estafet oleh kaum remaja.

"Selama lima tahun ini Pak Jokowi dengan satu periode telah meletakkan dasar itu telah membangun infrastruktur pendidikan dan ini kita jadikan sebagai milestone untuk melompat," ujarnya.

"Dan mudah-mudahan, InsyaAllah Pak Jokowi bersama saya akan meneruskan itu," sambungnya.

Mantan petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menjelaskan ada nawacita lain setelah meletakkan tonggak pembangunan negara, yakni memanfaatkan yang sudah ada secara maksimal. Salah satu caranya, melalui pembangunan kebutuhan yang belum ada di Indonesia.

"Utility yaitu memanfaatkan itu. Dengan apa? dengan memperbesar manfaat atau maslahat yang sudah ada. Dengan apa? dengan menambah yang belum ada. Dengan apa? melakukan yaitu penataan penyesuaian, relation terhadap apa yang belum sempurna," tutupĀ Ma'ruf.

Kabar itu juga sudah diklarifikasi oleh situs cekfakta.com, dalam sebuah artikel berjudul '[DISINFORMASI] jokowi pewaris indonesia krn beliau cucu sunan kali jaga'.

"Tangkapan layar yang digunakan post SUMBER adalah hasil suntingan, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI," demikian yang ditulis dalam artikel cekfakta.com.

Ā 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Kabar mengenai Jokowi keturunan Sunan Kalijaga adalah informasi yang salah. Gambar yang berisi kabar tersebut hingga akhirnya viral ternyata hasil suntingan.

Konten itu juga ditambahkan narasiĀ yang tidak ada hubungannya dengan konteks foto yang sebenarnya, untuk memelintirnya.

Liputan6.comĀ merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atauĀ International Fact Checking NetworkĀ (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalamĀ cekfakta.comĀ untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada timĀ CEK FAKTAĀ Liputan6.comĀ di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Israel Bombardir Pasukan Iran di Suriah

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Presiden Minta Serapan Anggaran 2019 Merata
Artikel Selanjutnya
Wiranto: Presiden Ingatkan Para Menteri Hati-Hati Hadapi Tahun Politik 2019