Sukses

[Cek Fakta] Ratu Elizabeth II Keturunan Nabi Muhammad

Liputan6.com, Jakarta - Hubungan darah antara Nabi Muhammad SAW dengan keluarga Kerajaan Inggris menjadi bahasan di sejumlah media asing. Klaim itu dibuat berdasarkan penelusuran silsilah keluarga keduanya dari 43 generasi terakhir. Dengan begitu, Ratu Elizabeth II juga diyakini sebagai keturunan langsung sang nabi.

Klaim ini bukan barang baru. Sebelumnya, klaim serupa pernah dicetuskan pada 1986 oleh Burke's Peerage. Otoritas Inggris yang menangani silsilah keluarga Monarki Britania Raya.

Namun, klaim tersebut kembali mencuat baru-baru ini, berkat pemberitaan sebuah surat kabar Maroko, Al Ousboue, yang kembali menegaskan silsilah tersebut. Demikian seperti dikutip dari Daily Mail, 8 April 2018.

Al Ousboue melakukan penelusuran garis silsilah Ratu Elizabeth II dan menemukan bahwa ratu merupakan keturunan ke-43 dari Nabi Muhammad SAW. Garis darahnya mengalir melalui Earl of Cambridge dari abad ke-14 ke Muslim Spanyol sepanjang abad pertengahan kemudian ke putri Nabi, Fatimah.

Sang Ratu juga merupakan keturunan dari seorang putri Muslim bernama Zaida, yang meninggalkan kota kelahirannya di Sevilla pada abad ke-11 sebelum pindah ke agama Kristen.

Zaida adalah istri keempat Raja Al Mu'tamid Bin Abbad dari Sevilla. Dia melahirkan seorang putra bernama Sancho, yang keturunannya kemudian menikahi Earl of Cambridge dari Kerajaan Inggris pada abad ke-11.

Klaim Peerage juga didukung oleh sebuah riset genealogi dari Spanyol dan penelusuran mantan mufti agung Mesir, Ali Gomaa, yang membuktikan hal serupa.

Kendati demikian, klaim itu tetap disikapi secara skeptis oleh sejumlah sejarawan lain dan beberapa media.

Majalah Inggris, the Spectator, menunjukkan asal-usul Zaida "bisa diperdebatkan" dan "tak pasti", sehingga klaim bahwa Ratu Elizabeth II merupakan keturunan Nabi Muhammad berlandaskan pada fakta yang lemah.

 

1 dari 2 halaman

Silsilah Lengkap

Inilah silsilah Ratu Elizabeth secara keseluruhan, seperti dikutip dari Observer via Merdeka.com:

  1. Elizabeth II, Ratu Inggris
  2. George VI, Raja Inggirs
  3. George V, Raja Inggris
  4. Edward VII, Raja Inggris
  5. Victoria, Ratu Inggris
  6. Edward, Duke of Kent dan Strathearn
  7. George III, Raja Inggris Raya
  8. Frederick, Pangeran Wales
  9. George II, Raja Inggris Raya
  10. George I, Raja Inggris Raya
  11. Sophia, Electress of Hanover
  12. Elizabeth dari Bohemia
  13. James I / VI, Raja Inggris, Irlandia & Skotlandia
  14. Mary, Ratu Skotlandia
  15. James V, Raja Skotlandia
  16. Margaret Tudor
  17. Elizabeth of York
  18. Edward IV, Raja Inggris
  19. Richard Plantagenet, Duke of York
  20. Richard dari Conisburgh, Earl of Cambridge
  21. Isabella Perez dari Castille
  22. Maria Juana de Padilla
  23. Maria Fernandez de Henestrosa
  24. Aldonza Ramirez de Cifontes
  25. Aldonza Gonsalez Giron
  26. Sancha Rodriguez de Lara
  27. Rodrigo Rodriguez de Lara
  28. Sancha Alfonsez, Infanta of Castile
  29. Zaida (alias Isabella)
  30. Al-Mu'tamid ibn Abbad, Raja Seville
  31. Abbad II al-Mu'tadid, Raja Seville
  32. Abu al-Qasim Muhammad ibn Abbad, Raja Seville
  33. Ismail ibn Qarais
  34. Qarais ibn Abbad
  35. Abbad ibn Amr
  36. Amr ibn Aslan
  37. Aslan ibn Amr
  38. Amr ibn Itlaf
  39. Itlaf ibn Naim
  40. Na'im II al-Lakhmi
  41. Na'im al-Lakhmi
  42. Zahra bint Husain
  43. Husain bin Hasan
  44. Hasan ibn Ali
  45. Fatimah bint Muhammad
  46. Nabi Muhammad

Fakta: 

Klaim pertama dicetuskan pada tahun 1986 oleh Burke's Peerage. Hingga kini, klaim itu masih menjadi perdebatan.

Kesimpulan: TIDAK SEPENUHNYA BENAR

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] KPK Pernah Usulkan Pilkada Lewat DPRD
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Griezmann Akan Pindah ke Barcelona