Max Verstappen Menang Perdana di F1 GP Singapura, Ungguli Charles Leclerc

Max Verstappen menang pertama di F1 GP Singapura 2026, unggul 7 detik atas Charles Leclerc. Antonelli finis ketiga; strategi Hamilton gagal.

Diterbitkan 11 Oktober 2026, 21:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Max Verstappen menuntaskan penantian dengan merebut kemenangan perdana di Formula 1 GP Singapura, mengalahkan Charles Leclerc pada balapan Minggu (11/10/2026).

Driver Red Bull itu menyentuh finis dengan jarak tujuh detik dari Leclerc. Hasil tersebut melengkapi akhir pekan apiknya setelah lebih dulu memenangkan sprint race pada Sabtu (10/10/2026).

Tekanan terbesar datang di awal ketika Leclerc mencoba merebut posisi terdepan, namun juara dunia empat kali itu bertahan agresif di sisi dalam tikungan sebelum kemudian mengendalikan ritme lomba. Kemenangan ini juga menjadi yang kedua secara beruntun bagi pembalap asal Belanda tersebut di balapan utama F1.

Di tengah dominasinya, Verstappen sempat mengalami gangguan radio dengan garasi Red Bull. Kondisi itu membuat insinyurnya, Gianpiero Lambiase, memakai pesan berkode untuk mengatur strategi pada paruh kedua balapan.

Andrea Kimi Antonelli Lengkapi Podium

Kendala komunikasi itu tidak menghalangi Verstappen mengamankan kemenangan. Torehan ini tercatat sebagai yang ke-73 dalam kariernya di Formula 1.

Di belakang Verstappen dan Leclerc, Andrea Kimi Antonelli finis ketiga. Pembalap Mercedes tersebut semakin memperlebar keunggulan atas rekan setimnya, George Russell, dalam klasemen kejuaraan dunia.

Russell menuntaskan lomba di posisi kesembilan setelah start dari urutan ke-19. Situasi itu membuka peluang Antonelli untuk mengunci gelar pada seri berikutnya, GP Amerika Serikat di Austin.

Lando Norris menjadi pembalap McLaren terbaik dengan finis keempat. Rekan setimnya, Oscar Piastri, merebut posisi kelima usai menyalip Lewis Hamilton pada putaran terakhir.

Strategi Hamilton Berujung Pahit

Bagi Lewis Hamilton, pekan balap di Singapura berakhir mengecewakan. Keputusan tidak masuk pit saat periode virtual safety car dan tetap bertahan dengan ban soft yang sudah aus berbalik merugikan.

Pembalap Ferrari sekaligus juara dunia tujuh kali itu kehilangan posisi dan akhirnya finis keenam, setelah sebelumnya sempat berada di urutan ketiga.

Sumber: Crash

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Alasan Suporter Manchester City Bawa Balon Pisang ke Markas Liverpool

Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan